Andika Chandra Purnama
Universitas Pancasakti Tegal

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REKONSILIASI STRATEGI MANAJEMEN DI ERA DISRUPSI DIGITAL: INTEGRASI TECHNOPRENEURSHIP, QUALITY 4.0, DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE Yudhistira Brilliant Sulistio; Andika Chandra Purnama; Yossie Andika Hermawan; Wikki Setiawan Hakkim Dwi Saputra; Putro Bagus Prasetyo; Makmur Sujarwo
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11846

Abstract

Era ekonomi digital memicu pergeseran paradigma manajerial dari pendekatan konvensional intuitif menuju tata kelola berbasis data (data-driven governance) yang menuntut ketahanan strategis organisasi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan rekonstruksi strategi manajemen melalui integrasi konsep technopreneurship, manajemen inovasi, kepemimpinan adaptif berskala Quality 4.0, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research), data sekunder dianalisis secara mendalam melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa akselerasi kinerja dan daya saing usaha baru tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan infrastruktur teknologi, melainkan oleh efisiensi eksekusi manajerial. Penerapan kerangka kerja Lean Startup melalui pencarian product-market fit yang iteratif, optimalisasi aset strategis berbasis Resource-Based View (RBV), dan otomatisasi operasional berbasis AI terbukti signifikan mampu memangkas biaya overhead sekaligus mendesain ulang model bisnis menjadi lebih fleksibel dan eksponensial (scalable). Kendati sektor usaha baru masih dibayangi oleh kendala literasi digital dan keterbatasan talenta, sinergi antara pendekatan teknologi tinggi (high-tech) dengan sentuhan kemanusiaan yang kuat (high-touch) menjadi pilar pertahanan strategis yang esensial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk menjamin keberlanjutan bisnis di pasar yang kompetitif, organisasi wajib membangun budaya tim yang inklusif, adaptif, dan transparan dalam kerangka keputusan yang etis.
Peran Akuntansi Manajemen Dalam Mitigasi Risiko Rantai Pasok Pada Perusahaan Ritel Moh. Zaky Banuardi; Wikki Setiawan Hakkim Dwi Saputra; Andika Chandra Purnama; Yudhistira Briliant Sulistio; Putro Bagus Prasetyomohzakybanuardi@gmail.com; Yossie Andika Hermawan
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor ritel memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap gangguan rantai pasok, mulai dari keterlambatan pengiriman, fluktuasi harga vendor, hingga risiko penumpukan persediaan mati (dead stock). Akuntansi manajemen tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat pelaporan keuangan internal konvensional, melainkan telah bertransformasi menjadi instrumen strategis dalam mendeteksi dan memitigasi risiko operasional tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan kontribusi serta instrumen akuntansi manajemen yang efektif dalam memitigasi risiko rantai pasok pada perusahaan ritel. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (Literature Review) dengan menganalisis secara mendalam 15 jurnal ilmiah nasional dan internasional terindeks bereputasi. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa instrumen akuntansi manajemen seperti Activity-Based Costing (ABC), Strategic Management Accounting (SMA), penganggaran fleksibel, dan integrasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis ERP terbukti secara signifikan mampu menekan risiko finansial akibat ketidakpastian stok (stockout) dan distorsi informasi permintaan (bullwhip effect). Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya modernisasi fungsi akuntansi manajemen dari yang bersifat reaktif menjadi preventif guna menjaga ketahanan (resilience) bisnis ritel
Peran Akuntansi Manajemen Dalam Mitigasi Risiko Rantai Pasok Pada Perusahaan Ritel Moh. Zaky Banuardi; Wikki Setiawan Hakkim Dwi Saputra; Andika Chandra Purnama; Yudhistira Briliant Sulistio; Putro Bagus Prasetyo; Yossie Andika Hermawan; Sumarno Sumarno
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor ritel memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap gangguan rantai pasok, mulai dari keterlambatan pengiriman, fluktuasi harga vendor, hingga risiko penumpukan persediaan mati (dead stock). Akuntansi manajemen tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat pelaporan keuangan internal konvensional, melainkan telah bertransformasi menjadi instrumen strategis dalam mendeteksi dan memitigasi risiko operasional tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan kontribusi serta instrumen akuntansi manajemen yang efektif dalam memitigasi risiko rantai pasok pada perusahaan ritel. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (Literature Review) dengan menganalisis secara mendalam 15 jurnal ilmiah nasional dan internasional terindeks bereputasi. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa instrumen akuntansi manajemen seperti Activity-Based Costing (ABC), Strategic Management Accounting (SMA), penganggaran fleksibel, dan integrasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis ERP terbukti secara signifikan mampu menekan risiko finansial akibat ketidakpastian stok (stockout) dan distorsi informasi permintaan (bullwhip effect). Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya modernisasi fungsi akuntansi manajemen dari yang bersifat reaktif menjadi preventif guna menjaga ketahanan (resilience) bisnis ritel.