p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Fadzlul
Universitas Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : peshum

Hubungan Persepsi Beban Kerja Dengan Work Life Balance di Kantor PUPR Kota Jambi Bidang Sumber Daya Air Khalisha Cinta Rian Fadhilah Harahap; Fadzlul; Rion Nofrianda; Beny Rahim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi beban kerja dengan work life balance pada pegawai Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Jambi. Karakteristik pekerjaan di bidang ini yang bersifat tidak terbatas waktu, rentan terhadap kondisi darurat alam, dan menuntut kesiapsiagaan tinggi menjadikan pegawai berpotensi mengalami ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, melibatkan seluruh 52 pegawai yang terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Pegawai Harian Lepas (PHL).Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai korelasi sebesar r = −0,617 dengan signifikansi p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara persepsi beban kerja dan work life balance. Semakin tinggi persepsi beban kerja yang dirasakan pegawai, semakin rendah tingkat work life balance-nya. Secara deskriptif, mayoritas responden berada pada kategori persepsi beban kerja rendah hingga sedang, sementara work life balancecenderung berada pada kategori sedang hingga sangat tinggi. Dimensi Work Interference with Personal Life (WIPL) dan Personal Life Interference with Work (PLIW) tercatat berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi, mengindikasikan adanya interferensi timbal balik antara domain pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Hubungan Dukungan Sosial dan Self-Esteem Pada Perempuan Generasi Z di Kota Jambi Ammy Mutia Ratri; Fadzlul; Hanna Widya Gultom; Rion Nofrianda
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20766

Abstract

Perempuan Generasi Z yang lahir pada rentang tahun 1997–2012 tumbuh di era digital yang penuh tekanan psikologis, seperti perbandingan sosial di media sosial, tuntutan penampilan, dan paparan komentar negatif, sehingga kelompok ini rentan mengalami penurunan self-esteem. Dukungan sosial merupakan salah satu faktor eksternal yang berperan penting dalam membentuk dan mempertahankan self-esteem individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat dukungan sosial, gambaran tingkat self-esteem, dan hubungan antara dukungan sosial dan self-esteem pada perempuan Generasi Z di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional yang melibatkan 150 responden perempuan Generasi Z berusia 15–29 tahun yang berdomisili di Kota Jambi. Dukungan sosial diukur menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), sedangkan self-esteem diukur menggunakan skala berbasis aspek teori Coopersmith (1967). Tingkat dukungan sosial pada perempuan Generasi Z di Kota Jambi berada pada kategori tinggi (68%), sedangkan tingkat self-esteem berada pada kategori sedang (68,7%). Karena data tidak berdistribusi normal, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman's Rhoyang menghasilkan koefisien korelasi sebesar -0,317 dengan nilai signifikansi p < 0,001. Terdapat hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan rendah antara dukungan sosial dan self-esteem pada perempuan Generasi Z di Kota Jambi, yang berarti semakin tinggi dukungan sosial yang dirasakan tidak selalu diikuti oleh peningkatan self-esteem. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas persepsi individu terhadap dukungan yang diterima serta faktor-faktor lain turut memengaruhi pembentukan self-esteem pada perempuan Generasi Z di Kota Jambi.