Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara Perceived Organizational Support (POS) dan Job Embeddedness (JE) pada karyawan outsourcing PT. X Branch Jambi, sekaligus mendeskripsikan tingkat POS dan JE pada populasi tersebut. Transformasi struktural Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk PT. X Branch Jambi melalui penerapan strategi Five Bold Moves dan pembentukan anak perusahaan baru pada tahun 2024, menciptakan ketidakpastian yang berdampak pada keterikatan kerja karyawan outsourcing, yang merupakan kelompok paling dominan secara jumlah namun paling rentan secara struktural. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT. X Branch Jambi yang berjumlah 75 orang, dengan sampel sebanyak 54 karyawan outsourcing yang telah bekerja minimal satu tahun. POS diukur menggunakan skala Survey of Perceived Organizational Support (SPOS)-8 dengan reliabilitas 0,91, sedangkan JE diukur menggunakan Skala Job Embeddedness dengan reliabilitas masing-masing dimensi fit sebesar 0,799, links sebesar 0,830, dan sacrifice sebesar 0,783. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment melalui SPSS setelah data dinyatakan memenuhi asumsi normalitas dan linearitas. Hasil uji korelasi menunjukkan koefisien r = 0,564 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan pada kategori sedang. Mayoritas responden berada pada kategori POS sedang (74,1%) dan JE sedang (51,9%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara Perceived Organizational Support dan Job Embeddedness pada karyawan outsourcing PT. X Branch Jambi, sehingga semakin tinggi dukungan organisasi yang dirasakan oleh karyawan, semakin kuat pula keterikatan kerja mereka terhadap organisasi.