Muhammad Ilham Nasution
Universitas Islam Negri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Epistemologi Dan Kerangka Teoritis Living Hadis Muhammad Ilham Nasution; Nawir Yuslem; Ardiansyah Ardiansyah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11971

Abstract

Living hadis merupakan salah satu paradigma dalam studi hadis kontemporer yang berfokus pada manifestasi hadis dalam kehidupan sosial masyarakat. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis landasan epistemologis serta kerangka teoritis yang digunakan dalam penelitian living hadis. Penelitian dilakukan melalui metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang membahas konsep, perkembangan, dan pendekatan living hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa epistemologi living hadis didasarkan pada pemahaman bahwa hadis tidak hanya berfungsi sebagai teks keagamaan yang bersifat normatif, tetapi juga hadir dalam bentuk praktik, tradisi, dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat. Oleh karena itu, penelitian living hadis tidak hanya menyoroti aspek tekstual hadis, melainkan juga proses penerimaan, pemaknaan, dan pengamalannya oleh masyarakat. Dalam penerapannya, kajian living hadis memanfaatkan berbagai pendekatan ilmu sosial, seperti sosiologi, antropologi, dan fenomenologi, guna memahami interaksi antara teks hadis dan realitas sosial. Kerangka teoritis living hadis menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam mengaktualisasikan nilai-nilai hadis melalui berbagai bentuk resepsi dan praktik sosial. Dengan demikian, living hadis memberikan kontribusi penting dalam memperluas perspektif studi hadis, terutama dalam memahami dinamika hubungan antara teks keagamaan dan kehidupan masyarakat yang terus mengalami perubahan.
Filsafat Ilmu Dalam Tradisi Keagamaan Masyarakat Muslim Muhammad Ilham Nasution; Hasyimsyah Nasution; Salamuddin Salamuddin
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filsafat ilmu dalam tradisi keagamaan masyarakat Muslim melalui perspektif Living Al-Qur‟an. Kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa Al-Qur‟an tidak hanya berfungsi sebagai kitab suci yang dibaca dan dipahami secara tekstual, tetapi juga hidup dalam berbagai praktik sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat Muslim. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang menganalisis berbagai literatur terkait filsafat ilmu, tradisi keagamaan Islam, dan konsep Living Al-Qur‟an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat ilmu dalam tradisi keagamaan masyarakat Muslim dibangun atas integrasi antara wahyu, akal, dan pengalaman empiris. Nilai-nilai Al-Qur‟an menjadi landasan epistemologis yang membentuk cara pandang masyarakat dalam memahami realitas, memperoleh pengetahuan, serta mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi keagamaan seperti pengajian, pembacaan Al-Qur‟an, peringatan hari besar Islam, dan praktik sosial-keagamaan lainnya mencerminkan proses internalisasi nilai-nilai Al-Qur‟an yang berlangsung secara dinamis. Dengan demikian, perspektif Living Al-Qur‟an memperlihatkan bahwa pengetahuan dalam masyarakat Muslim tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diwujudkan dalam praktik sosial yang membentuk identitas, budaya, dan kehidupan keagamaan masyarakat.