Abdulatip Amilin Kanjang
Universitas Islam Negeri Salatiga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menakar Peran Pesantren Tradisional Dalam Kompleksitas Wacana Sosial, Politik Dan Agama Di Era Digital Tri Rahayu Kurniasih; Eviyati Hasanah; Abdulatip Amilin Kanjang; Sa’adi Sa’adi
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pesantren dalam arus perubahan sosial, politik dan agama melalui perspektif sosiologi pendidikan dengan fokus pada interaksi antara institusi pesantren, masyarakat dan kebijakan politik negara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dengan triangulasi berupa interview (kepada pengasuh, asātidz, operator administrasi, para santri, para wali santri, para tokoh masyarakat dan tokoh pemerintah setempat), observasi (dilakukan di komplek pondok pesantren dan lingkungan sosial masyarakat sekitarnya), dan dokumentasi (foto-foto, file profil ponpes, dll). Lokasi penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Jetis, Susukan, Kab. Semarang.  Data yang diperoleh diproses melalui display data, reduksi data dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi pesantren dalam menghadapi perubahan sosial dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu kekuatan institusi pesantren dalam mempertahankan budaya pendidikan Islam, dukungan masyarakat dengan budayanya yang guyub rukun, serta kebijakan politik (Kementerian Agama dan pemerintah setempat) yang memberikan legitimasi dan arah pengembangan pendidikan pesantren. Selain itu, pesantren juga mengalami transformasi dalam aspek kelembagaan dan pola interaksi sosial sebagai bentuk adaptasi terhadap tuntutan zaman.
A COMPREHENSIVE EVALUATION MODEL FOR ISLAMIC VALUES EDUCATION IN SCHOOLS AND MADA’RIS Abdulatip Amilin kanjang
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12076

Abstract

Islamic Values Education plays a vital role in developing students' spiritual, moral, intellectual, and social character. However, many educational institutions continue to rely on conventional assessment approaches that primarily measure cognitive achievement while neglecting affective and behavioral dimensions of Islamic values. Despite the widespread implementation of Islamic Values Education, many institutions continue to face challenges in evaluating its effectiveness. Existing assessment approaches often focus on cognitive achievement while neglecting affective and behavioral outcomes. Consequently, there is a need for a comprehensive evaluation model that assesses the planning, implementation, outcomes, and sustainability of Islamic Values Education programs in schools and mada’ris. This study proposes a Comprehensive Evaluation Model for Islamic Values Education applicable to both formal schools and traditional and modern mada’ris. The model integrates curriculum evaluation, instructional practices, student character development, institutional culture, community involvement, and long-term behavioral outcomes. Employing a qualitative library research design, the study synthesizes contemporary educational evaluation theories and Islamic educational principles derived from the Qur’an, Sunnah, and classical Islamic scholarship. The findings reveal that effective Islamic values education requires multidimensional evaluation encompassing knowledge acquisition, value internalization, behavioral manifestation, and social impact. The proposed model offers a systematic framework for educators, administrators, policymakers, and researchers to assess and improve the implementation of Islamic values education across diverse educational settings.