Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja, dan Kinerja Karyawan pada Perbankan Go Public di Indonesia Siswanda H. Sumarto; Hetifah Sjaifudian; Nuzul Husnah; Inta Budi Setya Nusa
JEMBA Vol 6 No 1 (2026): Journal of Economics, Management, Business and Accounting
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jemba.v6i1.19854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sektor perbankan di Indonesia. Sektor perbankan menghadapi tantangan sumber daya manusia yang signifikan, terutama dalam mempertahankan kinerja karyawan di tengah transformasi digital yang pesat, tekanan adaptif pascapandemi, dan persaingan yang meningkat dari perusahaan teknologi keuangan (fintech). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Structural Equation Modeling melalui SmartPLS 4.0, penelitian ini melibatkan 361 responden dari karyawan bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2024. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran setiap konstruk menggunakan skala Likert (1–5) dengan validitas dikonfirmasi melalui loading factor > 0,70 dan AVE > 0,50, serta reliabilitas dikonfirmasi melalui Composite Reliability > 0,70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,412; p = 0,000), dan motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,387; p = 0,000). Kedua variabel secara bersama-sama menjelaskan 58,1% variasi kinerja karyawan (R² = 0,581). Temuan ini mendukung Transformational Leadership Theory (Bass & Avolio, 1994) dan Teori Hierarki Kebutuhan Maslow (1943), serta memiliki implikasi penting bagi kebijakan manajemen sumber daya manusia di lembaga perbankan Indonesia.
Kelelahan Kerja dan Dampaknya Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Era Transformasi Digital Nuzul Husnah; Siswanda H. Sumarto; Hetifah Sjaifudian; Inta Budi Setya Nusa
JEMBA Vol 6 No 1 (2026): Journal of Economics, Management, Business and Accounting
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jemba.v6i1.19855

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji pengaruh kelelahan kerja (burnout) terhadap kepuasan kerja karyawan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research yang melibatkan 120 karyawan UMKM di Kota Bandung yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian membuktikan bahwa burnout memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (t = −6,214; p = 0,000; Beta = −0,572), dengan burnout menjelaskan 32,7% variasi kepuasan kerja. Analisis lanjutan mengungkap bahwa tekanan transformasi digital memperparah efek burnout, terutama pada karyawan milenial yang menanggung beban ganda berupa adaptasi teknologi dan peran kerja multifungsi. Temuan ini mengkonfirmasi Conservation of Resources Theory (Hobfoll, 1989; 2018) yang menyatakan bahwa penipisan sumber daya psikologis secara berkelanjutan menghambat penilaian positif karyawan terhadap lingkungan kerjanya. Penelitian ini memberikan kontribusi bukti empiris dalam pengelolaan SDM UMKM di era digital dan merekomendasikan agar pemilik UMKM menerapkan mekanisme redistribusi beban kerja, membangun budaya kerja yang suportif secara emosional, serta berinvestasi pada pelatihan literasi digital yang diintegrasikan dengan program manajemen stres karyawan.
Implementasi Ekonomi Sirkular Melalui Platform Bisnis Digital Hetifah Sjafudian; Nuzul Husnah; Siswanda H. Sumarto; Inta Budi Setya Nusa
JEMBA Vol 6 No 1 (2026): Journal of Economics, Management, Business and Accounting
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jemba.v6i1.19909

Abstract

The global sustainability crisis caused by the linear economic model has resulted in 92.8% of material flows being wasted, while Indonesia faces a "food paradox" with household food waste reaching 14.7 million tons per year. This study aims to explore the technological mechanisms, success factors, and barriers to implementing a circular economy through digital business platforms between 2020 and 2026. This study uses a Systematic Literature Review (SLR) method compiled based on the PRISMA protocol using the Scopus database and Sinta 1 and 2 accredited journals. It was found that digital platforms operate 15 main mechanisms to integrate circular ecosystems. The use of Artificial Intelligence (AI) as a decision-making neural system can reduce waste by up to 26%, while the synergy of IoT and Blockchain strengthens material traceability and market trust. In Indonesia, platforms such as CIRCLE show great potential in addressing food inefficiencies, although they are still hampered by digital literacy and investment costs. This research is expected to provide strategic insights for academics, business practitioners, and policymakers in aligning technological innovation with cultural and regulatory transformation to maintain competitiveness in a resource-constrained global economy.