Damsir D
Universitas Halu Oleo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kompetensi Guru PAUD Pada Kelas Inklusi di TK Setara Kids School Kendari Wulan; Sitti Rahmaniar Abubakar; Damsir D
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2597

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi guru dalam pelaksanaan pendidikan inklusi, khususnya dalam menangani anak berkebutuhan khusus di lembaga PAUD. Guru pada kelas inklusi dituntut memiliki kemampuan pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, adaptif, dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi guru PAUD pada kelas inklusi di TK Setara Kids School Kendari. Penelitian ini dilaksanakan di TK Setara Kids School Kendari dengan subjek penelitian yaitu guru kelas inklusi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan dua model yaitu, model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Penelitian ini juga menggunaka Teknik analisis data dalam bentuk presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru PAUD pada kelas inklusi di TK Setara Kids School Kendari telah terlaksana melalui empat kompetensi utama. Kompetensi pedagogik terlihat dari kemampuan guru memahami karakteristik anak berkebutuhan khusus, menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, melakukan adaptasi kurikulum, dan melaksanakan penilaian perkembangan anak sesuai kebutuhan individu. Kompetensi kepribadian ditunjukkan melalui sikap menerima keberadaan anak berkebutuhan khusus, bersikap sabar, memiliki empati, serta mendorong partisipasi aktif anak dalam pembelajaran. Kompetensi profesional terlihat dari pemahaman guru terhadap karakteristik anak autis, penggunaan teknologi atau alat bantu pembelajaran, serta keterlibatan guru dalam pelatihan dan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Kompetensi sosial tampak melalui kemampuan guru berkomunikasi dan bekerja sama dengan sesama guru, shadow teacher, tenaga profesional, dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa guru PAUD pada kelas inklusi di TK Setara Kids School Kendari telah menerapkan kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial secara terpadu dalam mendukung pelaksanaan pendidikan inklusif.
Deskripsi Kemandirian Anak di Tk Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan Wa Ode Sitti Ahlia Manempa Ahlya; Muamal Gadafi; Damsir D
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian anak di TK Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan. Kemandirian anak usia dini merupakan kemampuan anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa atau dengan sedikit bantuan orang dewasa, seperti makan, berpakaian, menjaga kebersihan diri, bertanggung jawab, mengambil keputusan sederhana, serta mampu berinteraksi sosial dengan baik. Kemandirian sangat penting dikembangkan sejak usia dini karena menjadi dasar pembentukan karakter dan kesiapan anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai tingkat kemandirian anak di lingkungan sekolah. Aspek kemandirian yang dikaji meliputi kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, tanggung jawab, pengambilan keputusan sederhana, dan interaksi sosial. Subjek penelitian adalah anak-anak di TK Negeri 1 Lakambau Kabupaten Buton Selatan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat kemandirian anak serta menjadi bahan evaluasi bagi guru dan sekolah dalam meningkatkan strategi pembelajaran yang dapat menumbuhkan kemandirian anak usia dini. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi orang tua tentang pentingnya menanamkan sikap mandiri sejak dini. Dari ke 7 indikator kemandirian anak sudah terlaksana, kemudian dideskripsikan dan dihasilkan bahwa peserta di TK Negeri 1 Lakambau sudah mandiri dalam melakukan kegiatan sehari-hari baik dalam indikator kemampuan fisik, percaya diri, bertanggung jawab, disiplin, pandai bergaul, saling berbagi dan mengendalikan emosi.
Meningkatkan kemampuan kognitif Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Pembelajaran Berbasis Kemaritiman di Kelompok B TK Tunas Muda Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton Dilya Astuti; Sri Yuliani Mustar; Damsir D
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2892

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah kemampuan kognitif anak dapat ditingkatkan melalui pembelajaran berbasis kemaritiman di kelompok B TK Tunas Muda kecamatan lasalimu kabupaten buton?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam pembelajaran berbasis kemaritiman Di Kelompok B TK Tunas Muda kecamatan lasalimu kabupaten buton. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak-anak di TK  Tunas Muda yang berjumlah sebanyak 15 orang siswa yang terdiri dari 6 anak Perempuan dan 9 orang anak laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus. Tahap-tahap dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan (observasi), (4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I diperoleh nilai persentase sebesar 66,67% dan meningkat pada siklus II 91,67%. Sedangkan, observasi aktivitas belajar anak siklus I diperoleh nilai persentase sebesar 75% dan meningkat pada siklus II menjadi 91,67%. Hasil belajar anak pada siklus I memperoleh nilai 75% dan meningkat pada siklus II menjadi 91,67. Dengan demikian penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perkembangan kemampuan kognitif anak dapat ditingkatkan melalui pembelajaran berbasis kemaritiman di kelompok B TK  Tunas Muda Kecamatan lasalimu kabupaten buton.