Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Students’ perspective on online learning during the COVID-19 pandemic Irawaty Irawaty; Abdul Halim Momo; Sulfa Sulfa; Salimin Salimin; Nerlin Nerlin; Sri Yuliani Mustar
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 16, No 3: August 2022
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.901 KB) | DOI: 10.11591/edulearn.v16i3.20436

Abstract

The COVID-19 pandemic has impacted changing the model of learning activities. Teaching and learning activities that have usually been done face-to-face have now turned into online learning. This study identified student perspectives on online learning activities for Department of Civics Education students at the Faculty of Teacher Training and Education at Halu Oleo University, Indonesia during the COVID-19 pandemic. This study used a survey method by distributing questionnaires in the form of Google Forms to students, and a total of 227 students participated in this study. Our study focused on online learning media, learning effectiveness, lecturers' abilities, obstacles, and student recommendations regarding online learning during the COVID-19 pandemic. Data analysis in this study was carried out descriptively, presented in the form of frequency, percentage, and graph. The study results found that the most effective online learning media felt by students at the Department of Civics Education were Google Meet and Zoom Cloud Meetings. Besides, the majority of students considered online learning to be no more effective than face-to-face lectures. Lecturers need to provide two-way learning materials through discussion as well as question and answer. Furthermore, the main determining factors that cause online learning to be ineffective are network constraints and internet quotas. Therefore, students expected the lecturers to understand the network constraints experienced by students during online learning and recommend implementing learning activities for blended learning (combination of online and offline) while still complying with the health protocols.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran dari Bahan Bekas melalui Model Project Based Learning (PJBL) bagi Guru TK Salwiah; Sitti Rahmaniar Abu Bakar; Asmuddin; Sri Yuliani Mustar; Damsir Dima
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v3i2.1710

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi guru TK terkait dengan pembuatan media pembelajaran dari bahan bekas melalui model Project Based Learning (PJBL) di TK Wulele Sanggula II. Hal ini dikarenakan kurangnya inisiatif guru dalam memanfaatkan media bahan bekas yang ada di lingkungannya menjadi media pembelajaran yang inovatif yang dapat digunakan dalam pembelajaran baik di dalam dan di luar kelas. Permasalahan tersebut muncul karena belum adanya pengetahuan mitra mengenai pemanfaatan media bahan bekas seperti gardus, botol aqua, tutup botol, dan lainya yang dapat diubah menjadi media pembelajaran. Selain itu juga mitra belum mengenal metode pembelajaran berbasis PJBL yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran pada anak usia dini agar pembelajaran tidak monoton. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut, metode yang digunakan antara lain sosialisasi, praktek dan pendampingan, dan evaluasi. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah (a) guru pada TK mitra memperoleh pengetahuan tentang media pembelajaran dari bahan bekas dan model pembelajaran berbasis PJBL; (b) guru pada TK mitra dapat menggunakan media pembelajaran dari bahan bekas dan model pembelajaran berbasis PJBLdalam proses pembelajaran anak; (c) guru pada TK mitra dapat merancang media pembelajaran bagi anak dengan memanfaatkan bahan bekas yang ada disekitar lingkungan.
Penerapan Metode Bercerita Dengan Media Boneka Wayang Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Kelompok B di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi Cindriyanti; Afifah Nur Hidayah; Sri Yuliani Mustar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2588

Abstract

Penerapan Metode Bercerita Dengan Media Boneka Wayang Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Kelompok B Di Tk Dharma Wanita Desa Wabintingi. Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas  Keguruan  dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Pembimbing I Afifah Nur Hidayah, S.Pd.I.,M.Pd dan pembimbing II Sri Yuliani M, S.Pd., M.Pd. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah penerapan metode bercerita dengan media boneka wayang dapat meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak kelompok B di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak melalui kegiatan bercerita dengan menggunakan media boneka wayang di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak kelompok B di TK Dharma Wanita Desa Wabintingi yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari 13 orang anak laki-laki dan 7 orang anak perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam II siklus. Tahapan-tahapan dalam penelitian  ini mengikuti prosedur penelitian  tindakan kelas yaitu,(1) Perencenaan (2) Pelaksanaan, (3) Observasi dan (4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Berdasarakan analisis data  dari hasil observasi mengajar guru pada siklus I diperoleh nilai persentase sebesar 82,35% dan meningkat pada siklus II menjadi  94,11%. Observasi aktivitas belajar anak pada siklus I diperoleh nilai 81,25% dan meningkat pada siklus II menjadi 93,75%. Hasil belajar anak pada siklus 1 di peroleh nilai 65% dan meningkat pada siklus II menjadi 90% . kesimpulan  penelitian ini  adalah kamampuan  bahasa reseptif anak dapat ditingkatakan melalui kegiatan bercerita dengan media boneka wayang kelompok B TK Dharma Wanita Desa Wabintingi.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Alam Terhadap Kemampuan Berbahasa Reseptif Anak Usia Dini Di TK Al-Anfal Desa Waitii Barat Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi Annisa Tri Rahma; Muhamad Safiuddin Saranani; Sri Yuliani Mustar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2598

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh pembelajaran berbasis alam terhadap kemampuan berbahasa reseptif anak usia dini di TK Al-Anfal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis alam terhadap kemampuan berbahasa reseptif anak usia dini di TK Al-Anfal, Desa Waitii Barat, Kec. Tomia, Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain One Group Pre-Test Post-Test. Teknik pengambilan sampel menggunakan Populasi Sampling dengan menetapkan 20 anak kelompok B (usia 5-6 tahun) sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan (observasi) dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif statistik dan uji Paired Sample T-Test dengan bantuan aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test kemampuan bahasa reseptif anak sebesar 45,70 (kategori Cukup) meningkat secara signifikan menjadi 69,80 (kategori Berkembang Sangat Baik/BSB) pada post-test. Hasil uji hipotesis melalui Paired Sample T-Test memperoleh nilai thitung= -45,674 dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan bahasa reseptif sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan pembelajaran berbasis alam terhadap peningkatan kemampuan berbahasa reseptif anak usia dini di TK Al-Anfal. Aktivitas eksplorasi dan interaksi langsung dengan lingkungan terbukti efektif dalam mengoptimalkan kemampuan menyimak serta pemahaman instruksi anak.
Strategi Guru Strategi Guru Dalam Menstimulasi Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia 5-6 Tahun di TK Adhyaksa XII Kendari Nurfiana; Muamal Gadafi; Sri Yuliani Mustar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan strategi pembelajaran guru serta mengidentifikasi komponen strategi pembelajaran dalam menstimulasi kemampuan berpikir logis anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek dua orang guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, , dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi pembelajaran guru dilaksanakan melalui pembelajaran aktif secara sistematis, dimulai dari pemahaman materi, penetapan tujuan, pemilihan strategi, hingga perancangan kegiatan yang menarik dan kontekstual. Guru membimbing anak melalui diskusi dan tanya jawab sehingga anak dapat berpikir, mengamati, mencoba, dan menemukan jawaban secara langsung; (2) komponen strategi pembelajaran meliputi tujuan, materi, metode, dan media pembelajaran. Guru memanfaatkan media audio visual dan konkret, melakukan penilaian berkelanjutan, memberikan umpan balik, serta melakukan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini adalah strategi pembelajaran guru dalam menstimulasi kemampuan berpikir logis anak usia 5-6 tahun dilaksanakan melalui pembelajaran aktif yang sistematis dengan komponen tujuan, materi, metode, dan media sehingga mampu mendukung perkembangan berpikir logis anak secara optimal.
Meningkatkan kemampuan kognitif Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Pembelajaran Berbasis Kemaritiman di Kelompok B TK Tunas Muda Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton Dilya Astuti; Sri Yuliani Mustar; Damsir D
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2892

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah kemampuan kognitif anak dapat ditingkatkan melalui pembelajaran berbasis kemaritiman di kelompok B TK Tunas Muda kecamatan lasalimu kabupaten buton?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam pembelajaran berbasis kemaritiman Di Kelompok B TK Tunas Muda kecamatan lasalimu kabupaten buton. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak-anak di TK  Tunas Muda yang berjumlah sebanyak 15 orang siswa yang terdiri dari 6 anak Perempuan dan 9 orang anak laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus. Tahap-tahap dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan (observasi), (4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I diperoleh nilai persentase sebesar 66,67% dan meningkat pada siklus II 91,67%. Sedangkan, observasi aktivitas belajar anak siklus I diperoleh nilai persentase sebesar 75% dan meningkat pada siklus II menjadi 91,67%. Hasil belajar anak pada siklus I memperoleh nilai 75% dan meningkat pada siklus II menjadi 91,67. Dengan demikian penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perkembangan kemampuan kognitif anak dapat ditingkatkan melalui pembelajaran berbasis kemaritiman di kelompok B TK  Tunas Muda Kecamatan lasalimu kabupaten buton.