Eva Suriyaningsih
Universitas Islam Negri Palangka raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Religious Coping Dalam Pembelajaran Pai: Perspektif Psikologi Pendidikan Islam Terhadap Kesehatan Mental Siswa Alya Rahmi Ihsan; Annisa Annisa; Khairunisa Islami; Eva Suriyaningsih; Surawan Surawan
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2729

Abstract

Kesehatan mental para siswa menjadi salah satu elemen krusial dalam pendidikan, terutama saat tekanan akademis dan tuntutan belajar semakin meningkat. Salah satu metode yang bisa diterapkan untuk mendukung siswa dalam menghadapi beban tersebut adalah coping religius, yang berarti menggunakan kepercayaan, nilai-nilai, dan praktik agama sebagai strategi untuk mengatasi stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan coping religius dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam, memahami bagaimana siswa mengalami penggunaan coping religius saat menghadapi tekanan belajar, dan mengevaluasi kontribusi coping religius dalam menjaga kesehatan mental siswa dari sudut pandang psikologi pendidikan Islam. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi agar dapat memahami pengalaman subjektif siswa dalam menafsirkan praktik keagamaan sebagai cara untuk menghadapi tekanan akademik. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa pembelajar Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual seperti kesabaran, rasa syukur, dan tawakal, serta praktik ibadah seperti salat, doa, dzikir, dan membaca Al-Qur’an dapat membantu siswa dalam mengelola stres belajar, meredakan emosi, dan meningkatkan ketahanan mental. Oleh karena itu, coping religius memiliki peran yang signifikan dalam membantu siswa untuk menjaga keseimbangan psikologis melalui penguatan spiritualitas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
STRATEGI ADAPTASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DAN PELUANG ERA DIGITALISASI Eva Suriyaningsih; Muhammad Hakim; Annisa Annisa; Ajahari Ajahari
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.11642

Abstract

The advancement of digital technology has significantly transformed the world of education, including Islamic education. Digitalization offers opportunities through easy access to information, flexible learning systems, and the use of innovative learning media such as e-learning, videos, and digital applications. However, the digital era also brings various challenges, including the spread of misinformation, low digital literacy skills, unequal access to technology, and the decline of students’ moral and religious values. This study aims to analyze the strategies of Islamic education in facing the era of digitalization. The research applies a descriptive qualitative approach with the type of library research through the analysis of books, articles, and journals related to Islamic education and digital technology. The findings indicate that Islamic education requires flexible and comprehensive approaches, including the development of an integrated curriculum, the optimal use of digital technology in learning processes, the improvement of educators’ digital competencies, and the strengthening of moral and spiritual values. In addition, Islamic education must continue to uphold Islamic values such as ethics, responsibility, and tabayyun in the use of technology. Therefore, Islamic education is expected to produce generations who are intellectually excellent, spiritually strong, and wise in utilizing digital technology. ABSTRAK Kemajuan teknologi digital telah mengubah secara signifikan dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Digitalisasi membuka peluang dengan akses informasi yang mudah, sistem pembelajaran yang fleksibel, serta pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif seperti e-learning, video, dan aplikasi digital. Namun, era digital juga membawa berbagai tantangan, seperti penyebaran informasi yang salah, rendahnya kemampuan literasi digital, ketimpangan akses teknologi, serta menurunnya nilai moral dan agama siswa. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi pendidikan Islam dalam menghadapi masa digitalisasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kepustakaan melalui analisis buku, artikel, dan jurnal yang berhubungan dengan teknologi digital dan pendidikan Islam. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pendidikan Islam membutuhkan pendekatan yang fleksibel dan menyeluruh, termasuk pengembangan kurikulum yang terintegrasi, pemanfaatan teknologi digital secara maksimal dalam proses pembelajaran, peningkatan kemampuan digital para pendidik, serta peneguhan nilai-nilai moral dan spiritual. Di samping itu, pendidikan Islam harus senantiasa mengedepankan nilai-nilai Islam seperti etika, tanggung jawab, dan tabayyun dalam menggunakan teknologi. Oleh karena itu, pendidikan Islam diharapkan dapat menciptakan generasi yang cemerlang secara intelektual, kokoh secara spiritual, dan bijaksana dalam memanfaatkan teknologi digital.