Nur Arfiyah Febriyani
Universitas PTIQ Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Autokritik Penafsiran Hannan Lahham atas Ayat Poligami, Qiwâmah dan Nusyûz Perspektif Agensi Naila Kabeer Tasya Nabilah Herman; Nur Arfiyah Febriyani; Nur Rofiah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2912

Abstract

Artikel ini mengkaji autokritik penafsiran Hannan Lahham atas ayat poligami (QS. an-Nisâ`/4: 3), qiwâmah dan nusyûz (QS. an-Nisâ`/4: 34) serta menimbang implikasinya bagi pemberdayaan perempuan melalui perspektif agensi Naila Kabeer. Berbeda dengan sejumlah mufasir perempuan lain yang memusatkan kritik pada dominasi laki-laki, Lahham menempuh jalan autokritik dengan menekankan bahwa kesetaraan dicapai melalui transformasi diri dan pelaksanaan kewajiban sebelum menuntut hak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis kepustakaan (library research) dengan kerangka hermeneutika Hans-Georg Gadamer dan teori agensi Naila Kabeer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Lahham dalam kerangka Kabeer, menunjukkan bahwa penafsirannya berada pada kategori agensi adaptif yang mengurangi ketimpangan tanpa mengubah struktur kuasa patriarkal secara mendasar. Dengan demikian, meskipun mengandung unsur pembaruan, penafsirannya lebih berfungsi memperhalus ketimpangan gender daripada mentransformasikannya secara fundamental.