Hamdi
Universitas Islam Negeri Palangkaraya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mapping Digital-Era Indonesian Character: A Bibliometric Analysis of Research on National Identity, Technology, and Future Governance (2020–2025) Ali Anhar; Aghnia; Abid Nurhuda; Walid In'am Ahmad; Hamdi
Blockchain, Artificial Intelligence, and Future Research Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70211/bafr.v2i1.577

Abstract

This study maps research on Indonesian character in the digital era to clarify how national identity, technology, and future governance are connected in the literature. A bibliometric design was applied to Crossref metadata retrieved through Publish or Perish. From 1,000 records published between 2020 and 2025, 402 records met the predefined relevance and metadata criteria. Annual production, document sources, leading contributors, and term co-occurrence were analysed in VOSviewer 1.6.20. Publication output increased from 65 records in 2020 to a peak of 85 in 2023, before declining to 37 in 2025. Scientific journals accounted for 49.3% of the corpus. Term mapping retained 104 terms and identified four connected clusters: moral and personal formation, civic-pedagogical capacity, rights and institutions, and development and welfare. The least dense areas concerned democratic institutions, welfare, human development, health, and regional inequality. The study’s contribution is a future-governance interpretation of character research: digital citizenship, ethical AI use, and human-centred public innovation should be studied as integral, rather than peripheral, dimensions of Indonesian character.
Studi Kepustakaan mengenai Tindak Kejahatan Begal di Indonesia dan Upaya Pencegahannya dari Perspektif Islam Ali Anhar Syi’bul Huda; Aghnia; Walid In’am Ahmad; Abid Nurhuda; Hamdi; Nur Muhammad Lathif
Demokrasi: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum Vol. 1 No. 3 (2026): September: Demokrasi: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/demokrasi.v1i3.394

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena begal di Indonesia, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, upaya pencegahan, serta perspektif Islam dalam memandang dan mencegah tindak kejahatan begal. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal nasional dan internasional, peraturan perundang-undangan, laporan resmi pemerintah, serta literatur keislaman yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses pengumpulan, seleksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis berbagai sumber pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa begal merupakan bentuk kriminalitas yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, rendahnya pendidikan dan moral, lemahnya pengawasan keluarga, lingkungan pergaulan, serta penyalahgunaan narkoba. Dampaknya meliputi kerugian materiil, trauma psikologis, menurunnya rasa aman, dan terganggunya stabilitas sosial. Upaya pencegahan dilakukan melalui penguatan patroli, penegakan hukum, pemanfaatan teknologi, pendidikan karakter, serta kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Dalam perspektif Islam, begal termasuk jarīmah hirābah yang dilarang keras karena mengancam jiwa, harta, dan keamanan masyarakat. Pencegahannya dilakukan melalui penguatan akidah, akhlak, pendidikan Islam, penegakan hukum yang adil, serta implementasi nilai-nilai maqāṣid al-syarī‘ah demi mewujudkan kemaslahatan bersama.