Kurnia Cahya Lestari
Universitas Qomaruddin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NPF Sebagai Variabel Moderasi Pada Pengaruh FDR Dan BOPO Terhadap Profitabilitas Unit Usaha Syariah Periode 2020-2025 Narissa Febrianty; Kurnia Cahya Lestari; M. Nasyah Agus Saputra
EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) Vol 10 No 1 (2026): EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan)
Publisher : STIES INDONESIA PURWAKARTA Dan MES PURWAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/avf16s57

Abstract

Unit Usaha Syariah menjadi bagian dari Bank Umum Konvensional (BUK) yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah. Meskipun didukung oleh modal besar, jaringan luas, dan reputasi kuat dari induk perusahaannya, UUS menghadapi tantangan dalam hal pertumbuhan yang cenderung menurun Kondisi deselerasi ini menuntut optimalisasi kinerja keuangan yang maksimal. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh FDR dan BOPO terhadap Profitabilitas dengan NPF sebagai variabel moderasi pada Unit Usaha Syariah (UUS) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Ruang lingkup kajian mencakup 15 Unit Usaha Syariah selama periode 2020–2025 menggunakan data laporan keuangan triwulan. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 343 data observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah Moderating Regression Analysis (MRA). Temuan studi mengungkapkan bahwa FDR memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dengan hasil nilai signifikansi 0.000 < 0,05 dan nilai koefisien 1.685 yang menandakan bahwa semakin baik penyaluran dana kepada nasabah maka tingkat profitabilitas bank turut meningkat. Selain itu, BOPO juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dengan hasil nilai signifikansi 0.002 < 0.05 dan nilai koefisien 0.002 yang mencerminkan bahwa pertumbuhan pendapatan operasional berhasil mengimbangi kenaikan biaya selama periode yang diteliti. Selain itu, NPF terbukti tidak mampu memoderasi pengaruh FDR terhadap ROA dengan hasil nilai signifikasi 0.586 > 0,05 dan nilai koefesien -0.157. Sedangan NPF terbukti mampu memoderasi pengaruh BOPO terhadap ROA dengan hasil nilai signifikansi 0.000 < 0,05 dan nilai koefesien -0.002. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kualitas pembiayaan yang direpresentasikan oleh NPF merupakan faktor kunci yang menentukan arah dan kekuatan hubungan antara aktivitas intermediasi, efisiensi operasional, dan profitabilitas UUS.
Pola Persaingan Usaha Batik Di Era Digital Dalam Perspektif Manajemen Pemasaran Syariah Nadhifatus Sa’idah; Syamsir Alamsyah Harahap; Kurnia Cahya Lestari
EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) Vol 10 No 1 (2026): EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan)
Publisher : STIES INDONESIA PURWAKARTA Dan MES PURWAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/t3n3dy92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pemasaran usaha batik sebelum pemanfaatan pemasaran digital, menganalisis pola pemasaran sesudah pemanfaatan pemasaran digital, serta menganalisis penerapan prinsip manajemen pemasaran syariah dalam praktik pemasaran usaha batik di era digital pada UMKM Rumah Batik Pelemahan dan Batik Bangsawan di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan pola pemasaran UMKM batik dari sistem konvensional menuju pemasaran digital seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua UMKM telah melakukan transformasi pemasaran dari sistem konvensional menuju pemasaran digital melalui pemanfaatan media sosial dan website dengan tingkat optimalisasi yang berbeda. Dalam menghadapi persaingan usaha, kedua UMKM menerapkan strategi peningkatan kualitas produk, pelayanan, serta diferensiasi motif berbasis kearifan lokal sebagai keunggulan bersaing. Selain itu, penerapan manajemen pemasaran syariah diwujudkan melalui prinsip kejujuran, amanah, transparansi, dan upaya menghindari unsur gharar dalam penyampaian informasi produk kepada konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi digital, strategi diferensiasi produk, dan penerapan nilai-nilai pemasaran syariah menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM batik di era digital. Dampak dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi praktis bagi UMKM dalam meningkatkan efektivitas pemasaran digital, memperkuat daya saing melalui branding berbasis kearifan lokal, serta meningkatkan kepercayaan konsumen melalui penerapan prinsip pemasaran syariah. Secara akademik, penelitian ini memperkaya kajian pemasaran digital dan syariah dalam konteks UMKM.