Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Dalam Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Muhammad Rizki Ananda
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Februari, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v5i1.943

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menilai dampak model pembelajaran flipped classroom terhadap kreativitas mahasiswa. Studi ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional. Subjek penelitian mencakup 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Padang yang telah mengalami pembelajaran dengan menggunakan model flipped classroom. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner skala Likert yang telah diuji kevalidannya. Analisis data dilakukan melalui normalitas, homogenitas, dan korelasi dengan menggunakan perangkat lunak statistik. Hasil studi menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal dan bersifat homogen. Uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi 0,000 dengan koefisien korelasi 0,828, yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara penerapan flipped classroom dan kreativitas mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model flipped classroom berhasil meningkatkan kreativitas mahasiswa melalui pembelajaran mandiri, diskusi interaktif, dan kolaborasi di kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa flipped classroom adalah model pembelajaran yang inovatif dan memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan kreativitas serta kemampuan berpikir mahasiswa. Model ini disarankan untuk diimplementasikan secara lebih menyeluruh dalam pendidikan berbasis teknologi di universitas.
Evaluasi Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Dalam Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Muhammad Rizki Ananda
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Februari, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v5i1.943

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menilai dampak model pembelajaran flipped classroom terhadap kreativitas mahasiswa. Studi ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional. Subjek penelitian mencakup 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Padang yang telah mengalami pembelajaran dengan menggunakan model flipped classroom. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner skala Likert yang telah diuji kevalidannya. Analisis data dilakukan melalui normalitas, homogenitas, dan korelasi dengan menggunakan perangkat lunak statistik. Hasil studi menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal dan bersifat homogen. Uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi 0,000 dengan koefisien korelasi 0,828, yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara penerapan flipped classroom dan kreativitas mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model flipped classroom berhasil meningkatkan kreativitas mahasiswa melalui pembelajaran mandiri, diskusi interaktif, dan kolaborasi di kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa flipped classroom adalah model pembelajaran yang inovatif dan memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan kreativitas serta kemampuan berpikir mahasiswa. Model ini disarankan untuk diimplementasikan secara lebih menyeluruh dalam pendidikan berbasis teknologi di universitas.
Structured prompt engineering as scaffolding in generative ai-supported project-based network programming learning: a systematic literature review and conceptual framework Muhammad Rizki Ananda; Titi Sri Wahyuni; Fahmi Rizal; Resmi Darni
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30037008000

Abstract

This systematized literature review examines how prompt engineering in generative AI (GenAI) has been used to support Project-Based Learning (PjBL) and develops a conceptual framework for Network Programming courses. Following the PRISMA 2020 statement, records published from 2020 to 2026 were retrieved from IEEE Xplore, ScienceDirect, SpringerLink, Google Scholar, and Garuda/Sinta. Of 310 records identified, 242 remained after duplicate removal, 56 were assessed in full text, and 24 studies met the eligibility criteria. Screening decisions were cross-checked by a second reviewer (Cohen's κ = [....]), and study quality was appraised with the Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT). Data were analyzed through a hybrid deductive–inductive thematic analysis following Braun and Clarke's six phases: the four research questions served as a priori categories, sub-themes were coded inductively until no new codes emerged, and coding disagreements were resolved by consensus. The results revealed that structured and scaffolded prompting is consistently associated with deeper engagement than unstructured prompting in programming classes, and that GenAI-supported PjBL preserves student autonomy and creativity when AI interaction is embedded in project stages and students must justify their technical decisions. Only one included study addressed computer networking directly. Reported challenges were excessive dependence on AI-produced solutions, shallow learning, and unclear assessment practices. Unlike existing PjBL–GenAI models, which treat AI as a generally available tool, the proposed three-layer framework (competency, scaffolding, and assessment) specifies when and how prompting is taught, constrained, and evaluated across network programming project milestones, and it yields testable propositions for future empirical research.