Achmad Imam Agung
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mediator of Technology Competence and Solar Panel Module on Satisfaction, Motivation, and Self-Regulated Learning Farid Baskoro; Achmad Imam Agung; Fendi Achmad; Rifqi Firmansyah; Aristyawan Putra Nurdiansyah; Wahyu Sasongko Putro
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 4 (2025)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v4i4.579

Abstract

The development of digital technology requires higher vocational education, particularly in engineering, to emphasize practical competency and independent learning. This study aims to analyze active engagement as a mediator in the relationship between technological competency and practical modules on learning satisfaction, motivation, and self-regulated learning. The study used a quantitative-correlation approach with the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis technique on 80 electrical engineering students, Surabaya State University (Unesa) who were selected using purposive sampling. The results showed that technological competence had a significant effect on active involvement (? = 0.291; p 0.01) and motivation (? = 0.276; p 0.05). The practical module has a significant effect on learning satisfaction, active engagement is the most potent factor influencing learning satisfaction, motivation, and self-regulated learning. Active engagement as a crucial mediating mechanism within the technology-enhanced learning framework is related to engagement-driven learning through collaborative projects, problem-based learning, and digital simulations. These findings are relevant to contributing to the digital transformation of vocational education and the needs of the renewable energy industry.
Pengembangan Awal Instrumen Empat Konstruk pada Siswa TKR SMK: Kemampuan Inisiatif, Kemampuan Berwirausaha, Manajemen Diri, dan Kesiapan Kerja Haryanto Haryanto; Warju Warju; Soeryanto Soeryanto; Achmad Imam Agung; Puput Wanarti Rusimamto
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2026.17(2).154-170

Abstract

Pengukuran konstruk psikopedagogik dalam pendidikan vokasi memerlukan instrumen yang valid, reliabel, dan kontekstual terhadap bidang keahlian peserta didik. Namun, dalam banyak penelitian pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan, perhatian lebih sering diberikan pada hasil pengukuran daripada proses pengembangan instrumen itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan awal dan menguji validitas-reliabilitas empat instrumen yang relevan bagi siswa Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK, yaitu kemampuan inisiatif, kemampuan berwirausaha, manajemen diri, dan kesiapan kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pengembangan instrumen terbatas. Tahapan pengembangan mencakup kajian teori, perumusan definisi operasional, penyusunan indikator, penyusunan kisi-kisi dan butir, validasi isi oleh ahli, revisi instrumen, uji coba terbatas, uji validitas empiris menggunakan korelasi Pearson, dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s alpha. Uji coba dilakukan pada 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen kemampuan inisiatif memiliki reliabilitas 0,931 pada 16 butir, kemampuan berwirausaha 0,936 pada 16 butir, manajemen diri 0,908 pada 17 butir, dan kesiapan kerja 0,946 pada 17 butir. Hasil validasi ahli juga menunjukkan bahwa instrumen pada umumnya layak digunakan, dengan sebagian validator merekomendasikan revisi minor pada aspek redaksional dan kebahasaan. Dengan demikian, keempat instrumen ini dapat diposisikan sebagai alat ukur awal yang memiliki konsistensi internal sangat baik dan layak digunakan pada konteks siswa TKR SMK.