Melia Pebrina
Universitas Syedza Saintika

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Konsumsi Pemberian Makanan Tambahan pada Ibu Hamil KEK Ramah Hayu; Fanny Jesica; Dewi Fransisca; Melia Pebrina; Fenny Fernando
Jurnal Sehat Mandiri Vol 21 No 1 (2026): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 21, No.1 Juni 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v21i1.1847

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) among pregnant women significantly contributes to maternal and infant mortality. While the government provides Supplementary Feeding (PMT), the program's effectiveness is heavily dictated by consumption compliance. This study aimed to analyze factors influencing compliance among CED pregnant women in consuming PMT at Puskesmas Anak Air Padang in 2024. A descriptive analytic design with a cross-sectional approach was conducted on 31 respondents selected via simple random sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using the chi-square test (p < 0.05). Findings revealed that 61.3% of respondents were compliant in consuming PMT. Significant associations were found between compliance and maternal awareness (p=0.007), taste preferences (p=0.008), and family support (p=0.020). Most respondents with high awareness (80%) and high family support (90.9%) demonstrated good compliance. Conversely, poor taste preference was a primary barrier, with 61.1% of respondents in that category being non-compliant. Compliance with supplementary feeding among pregnant women with CED is significantly influenced by awareness, taste preference, and family support simultaneously.
Peran Edukasi dan PMO dalam Meningkatkan Hemoglobin Ibu Hamil Anemia Dewi Fransisca; Melia Pebrina; Fenny Fernando; Ramah Hayu; Sandra Hardini
Jurnal Bidan Komunitas Vol 9, No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v9i1.6639

Abstract

Pendahuluan: Anemia memberikan kontribusi hingga 20% terhadap semua kematian pada kehamilan. Salah satu penyebab tingginya prevalensi anemia adalah rendahnya asupan zat besi, Dimana salah satu sumber asupan zat besi berasal dari tablet tambah darah (TTD). Tujuan: Untuk mengetahui Efektivitas Edukasi dan Pendamping Minum Obat dalam Konsumsi Tablet Tambah Darah Terhadap Kenaikan Hemoglobin Ibu Hamil Anemia di wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan desain One Group pre-post test. Intervensi yang dilakukan berupa pemberian edukasi dan PMO, edukasi dilakukan sekali sebelum PMO mendampingi ibu hamil, PMO mendampingi selama 30 hari. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil anemia trimester I dan III diwilayah kerja Puskesmas Pondok Tinggi dari bulan januari sampai agustus 2024 berjumlah 45 orang. Sampel berjumlah 45 orang diambil dengan cara Teknik total sampling. Data dianalisis dengan menggunakan t-test. Hasil: Didapatkan Rerata kadar hemoglobin ibu hamil anemia sebelum (pre test) adalah 10,10. Rerata kadar hemoglobin ibu hamil anemia setelah (post-test) adalah 12,03. Hasil analisis bivariat didapatkan p-value 0,001. Kesimpulan : Terdapat pengaruh edukasi dan pendamping minum obat dalam konsumsi tablet tambah darah terhadap kenaikan hemoglobin ibu hamil anemia.
Efektivitas Kombinasi Rebusan Jahe Merah (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizome) dan Campuran Madu Habbat HNI terhadap Penurunan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I Melia Pebrina; Dewi Fransisca; Masdalena Masdalena; Fenny Fernando; Ramah Hayu
Jurnal Bidan Komunitas Vol 9, No 2 (2026): EDISI MEI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v9i2.6734

Abstract

Pendahuluan: Mual dan muntah dalam kehamilan yang dikenal sebagai emesis gravidarum adalah kondisiumum yang dialami oleh sekitar 70–80% wanita hamil, terutama pada trimester pertama kehamilan. Gejala ini muncul pada usia kehamilan 4–8 minggu berlanjut hingga minggu ke-14 atau ke-16, bahkan sekitar 12% wanita hamil masih mengalami mual muntah hingga trimester akhir.Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kombinasi rebusan jahe merah (zingiber officinale var rubrum rhizome) dan campuran madu habbat HNI terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Metode: Penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan desain One Group pre-post test. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester I yang mengalami mual muntah yang ada di Wilayah kerja Puskesmas Nanggalo pada bulan Juni sampai Agustus 2025 sebanyak 42 orang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling berjumlah 16 orang. Data dianalisis dengan menggunakan t-test. Hasil: Didapatkan  rata-rata emesis gravidarum sebelum diberikan intervensi rebusan jahe merah dan madu habbat sebesar 9,06 dan setelah diberikan intervensi sebesar 4,33. Terdapat pengaruh rebusan jahe merah dan campuran madu terhadap emesis gravidarum dengan nilai ρ=0,000 (ρ0,05). Kesimpulan: Ada efektifitas yang signifikan antara jumlah mual muntah ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan minuman rebusan jahe merah dan campuran madu habbat HNI terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil Trimester 1.