Sandra Hardini
Universitas Syedza Saintika

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Edukasi dan PMO dalam Meningkatkan Hemoglobin Ibu Hamil Anemia Dewi Fransisca; Melia Pebrina; Fenny Fernando; Ramah Hayu; Sandra Hardini
Jurnal Bidan Komunitas Vol 9, No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v9i1.6639

Abstract

Pendahuluan: Anemia memberikan kontribusi hingga 20% terhadap semua kematian pada kehamilan. Salah satu penyebab tingginya prevalensi anemia adalah rendahnya asupan zat besi, Dimana salah satu sumber asupan zat besi berasal dari tablet tambah darah (TTD). Tujuan: Untuk mengetahui Efektivitas Edukasi dan Pendamping Minum Obat dalam Konsumsi Tablet Tambah Darah Terhadap Kenaikan Hemoglobin Ibu Hamil Anemia di wilayah Kerja Puskesmas Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh Tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan desain One Group pre-post test. Intervensi yang dilakukan berupa pemberian edukasi dan PMO, edukasi dilakukan sekali sebelum PMO mendampingi ibu hamil, PMO mendampingi selama 30 hari. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil anemia trimester I dan III diwilayah kerja Puskesmas Pondok Tinggi dari bulan januari sampai agustus 2024 berjumlah 45 orang. Sampel berjumlah 45 orang diambil dengan cara Teknik total sampling. Data dianalisis dengan menggunakan t-test. Hasil: Didapatkan Rerata kadar hemoglobin ibu hamil anemia sebelum (pre test) adalah 10,10. Rerata kadar hemoglobin ibu hamil anemia setelah (post-test) adalah 12,03. Hasil analisis bivariat didapatkan p-value 0,001. Kesimpulan : Terdapat pengaruh edukasi dan pendamping minum obat dalam konsumsi tablet tambah darah terhadap kenaikan hemoglobin ibu hamil anemia.
Analysis of Factors Affecting the Nutritional Status of School-Age Children at SDN 31 Pasar Ambacang Padang Nova Fridalni; Sandra Hardini; Vira Oktaviani; Ratna Indah Sari Dewi; Etri Yanti
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30638

Abstract

The nutritional status of school-age children is an important indicator in determining the quality of future human resources. This study aimed to identify factors associated with the nutritional status of school-age children at SDN 31 Pasar Ambacang, Padang City. The research used a quantitative method with a correlational design and a cross-sectional approach. The population consisted of all students at SDN 31 Pasar Ambacang and their mothers, with 68 respondents selected using proportionate random sampling. Data were collected through anthropometric measurements (body weight and height) and questionnaires on children's eating patterns and mothers’ nutritional knowledge, then analyzed using the Chi-Square test (p < 0.05). The results showed that most children had poor nutritional status (72.1%), unhealthy eating patterns (76.5%), no breakfast habits (64.7%), and low maternal nutritional knowledge (64.7%). Statistical analysis revealed significant relationships between eating patterns (p=0.003), breakfast habits (p=0.001), and mothers’ nutritional knowledge (p=0.022) with children's nutritional status. The study concluded that healthy eating patterns, regular breakfast habits, and adequate maternal nutritional knowledge contribute to optimal nutritional status among school-age children.Keywords: Nutritional status; Eating patterns; Breakfast habits; Maternal knowledge
Efektivitas kombinasi Pijat Refleksi KID, ADR, LYM dengan Potensi Olive Oil dan Aloe Vera terhadap Intensitas Pruritus pada Pasien Hemodialisis Sandra Hardini; Siti Aisyah Nur; Sri Wahyu Ningsih; Ninda Andriani; Lusi Anggraini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58972

Abstract

Pruritus merupakan salah satu komplikasi yang sering dialami pasien hemodialisis akibat penumpukan toksin uremik dan gangguan kelembapan kulit yang dapat menurunkan kenyamanan serta kualitas hidup pasien. Penatalaksanaan nonfarmakologis seperti pijat refleksi dan penggunaan bahan alami dinilai mampu membantu mengurangi keluhan pruritus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijat refleksi KID, ADR, LYM dengan potensi olive oil dan aloe vera terhadap intensitas pruritus pada pasien hemodialisis. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 16 responden pada masing-masing kelompok yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Intensitas pruritus diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan lembar observasi skala pruritus. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa median intensitas pruritus pada kelompok olive oil menurun dari 31 menjadi 18,50, sedangkan pada kelompok aloe vera menurun dari 31 menjadi 19. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,001 pada kedua kelompok, yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian pijat refleksi KID, ADR, LYM dengan potensi olive oil dan aloe vera terhadap penurunan intensitas pruritus pada pasien hemodialisis.Disimpulkan bahwa terapi pijat refleksi dengan potensi olive oil dan aloe vera efektif dalam menurunkan intensitas pruritus pada pasien hemodialisis.