Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tren Inflasi dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat: Kajian Literatur: Penelitian Indra Wijaya; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6727

Abstract

Inflasi merupakan salah satu indikator utama dalam perekonomian yang mencerminkan kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam suatu periode tertentu. Fenomena ini memiliki dampak yang luas terhadap berbagai aspek kehidupan, khususnya kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren inflasi serta mengkaji dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan kajian literatur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan topik inflasi dan kesejahteraan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tren inflasi bersifat fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, seperti kebijakan moneter, kondisi ekonomi global, serta dinamika permintaan dan penawaran. Inflasi memiliki dampak signifikan terhadap daya beli masyarakat, di mana kenaikan harga menyebabkan penurunan nilai riil pendapatan. Dampak ini lebih dirasakan oleh kelompok masyarakat berpendapatan rendah, sehingga inflasi berkontribusi terhadap meningkatnya ketimpangan kesejahteraan. Selain itu, inflasi yang tinggi dan tidak terkendali juga dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan sosial, serta meningkatkan tingkat kemiskinan. Namun demikian, inflasi dalam tingkat yang moderat dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian, seperti mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan aktivitas produksi. Oleh karena itu, pengendalian inflasi yang tepat dan terkoordinasi antara kebijakan moneter dan fiskal sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami hubungan antara inflasi dan kesejahteraan serta menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi ekonomi yang efektif.
Efektivitas Pengelolaan Dana Desa dalam Meningkatkan Pembangunan Desa Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Desa Sidoharjo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan) : Penelitian Sinta Triana; Ansharullah Ansharullah; Tita Desa Sari; Indra Wijaya
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan dana desa dalam meningkatkan pembangunan desa, faktor penghambat dalam pembangunan desa, dan pembangunan desa dalam perspektif ekonomi islam. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu Efektivitas Pengelolaan Dana Desa di desa Peniangan sebesar 80,87%, termasuk dalam kategori cukup efektif. Faktor-faktor yang menghambat efektivitas pengelolaan dana desa dalam meningkatkan pembangunan desa diantaranya pembebasan lahan warga, tiang listrik, pohon-pohon besar dan kendala cuaca. Efektivitas pengelolaan dana desa dalam meningkatkan pembangunan desa menurut perspektif ekonomi islam ada lima pondasi pembangunan islam. Pembangunan islam menjelaskan lima pondasi yaitu tauhid, khalifah, keadilan, tazkiyyah dan al-falah. Pembangunan desa erat kaitannya dengan ekonomi islam yang bisa dikaitkan dengan tauhid, yaitu pembangunan yang dilakukan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa untuk membantu masyarakat dalam melakukan aktivitas. Khalifah erat kaitannya dengan pembangunan yang dilakukan oleh desa dengan tujuan kesejahteraan masyarakat termasuk kedalam fungsi manusia sebagai khalifah. Keadilan erat kaitannya dengan pembangunan yaitu Pembangunan yang dilakukan di Desa Sidoharjotidak hanya berfokus pada satu dusun saja, melainkan di setiap dusun. Tazkiyyah berkaitan dengan pembangunan yang dilakukan desa sebagai tanggungjawab pemerintah desa yang telah diberikan amanah oleh pemerintah pusat.Dan Al-Falah berkaitan dengan keberhasilan yang sudah dicapai oleh desa karena telah berhasil melakukan pembangunan yang membawa kepada kesejahteraan masyarakat