Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Climate Change Implications for Indonesian Agriculture: A Systematic Literature Review Trista Meilanie; Hamdi Akhsan; Kistiono
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.1585

Abstract

Climate change is becoming an increasing threat to the food security of Indonesia, as it affects agricultural systems, changes the rainfall, raises sea levels, and intensifies extreme weather events. Conducted in the PRISMA protocol, this Review synthesizes the empirical evidence provided by 32 peer-reviewed articles, screened out of a preliminary set of 320 articles, published in 2020-25 in Google Scholar, Sinta, and ScienceDirect and in DOAJ. It is demonstrated that even a 1-2degC rise in temperature can lead to a 25 percent drop in national output of rice, salt intrusion along the coastlines can lower it by approximately 30 percent. Even though farmers have been engaging in different local adaptation responses such as reworking the planting calendars, they are usually stifled by lack of access to climate information, financial support, and technology. Among the mitigation alternatives, the Alternate Wetting and Drying (AWD) technique, 4R nutrient management, and peatland rehabilitation can be singled out as one of the most promising solutions to this issue as they allow mitigating greenhouse gas emissions and enhancing the agroecosystem resilience at the same time. This review suggests the incorporation of holistic adaptation and mitigation policies in national policies, institutional capacity building, and faster breeding and spreading of stress-resistant Plant varieties that can endure climatic change.
PERAN LABORATORIUM VIRTUAL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD KE-21 (4C) PADA PEMBELAJARAN IPA : STUDI LITERATUR Tyse Ramadhona; Mutiah Lestari; Trista Meilanie; Hamdi Akhsan; Iful Amri
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 16 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v16i1.876

Abstract

Peran Laboratorium Virtual Dalam Meningkatkan Keterampilan Abad Ke-21 (4C) Pada Pembelajaran IPA : Studi Literatur. Pendidikan abad ke-21 menuntut penguasaan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi (4C). Dalam pembelajaran IPA, praktikum berperan penting untuk memfasilitasi pemahaman konsep sekaligus melatih keterampilan tersebut. Namun, keterbatasan laboratorium fisik di banyak sekolah menghambat pelaksanaan praktikum secara optimal. Laboratorium virtual menjadi alternatif yang memungkinkan peserta didik melakukan eksperimen interaktif tanpa bergantung pada fasilitas fisik. Kajian ini bertujuan menganalisis peran laboratorium virtual dalam mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 melalui telaah literatur artikel ilmiah terbitan 2018–2025. Hasil menunjukkan bahwa laboratorium virtual efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi pada berbagai jenjang pendidikan. Selain itu, media ini mampu memperkuat pemahaman konseptual, meningkatkan motivasi belajar, serta menyediakan pengalaman eksperimen yang aman dan fleksibel. Dengan demikian, laboratorium virtual berkontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas pembelajaran IPA. Dampaknya bagi pendidikan sains mencakup perluasan akses belajar, penguatan kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan pengembangan inovasi praktikum digital.