Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Perangkat Pembelajaran Berbasis TPACK pada Pembelajaran IPAS di MIM 18 Sumberrejo Linda Ayunda; A.F. Suryaning Ati MZ; Arfian Mudayan
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2275

Abstract

Science learning requires innovative learning tools that utilize technology to enhance students' critical thinking skills. However, the use of learning tools in schools remains ineffective, resulting in low critical thinking skills. This research aims to develop learning tools based on Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). This study used the Research and Development (R&D) method with the 4-D model (Four-D): define, design, develop, and disseminate. The research design used a control group pretest posttest. The research subjects were 21 students of class IVA as the control class and 24 students of class IVB as the experimental class at MI Muhammadiyah 18 Sumberrejo Bojonegoro. Data analysis techniques used validity, normality, homogeneity, T-test, and N-Gain Score tests. The results of the study indicate that the TPACK-based learning device is valid, practical, and effective. This is evidenced by the T-test results of 0.000 < 0.05 and the N-Gain Score results of the experimental class of 77.98% in the high category, while the control class was 50.47% in the medium category. It is concluded that the TPACK-based learning device can improve students' critical thinking skills in science learning.
Analisa Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa melalui Ekstrakulikuler Seni di SD Muhammadiyah 1 Babat Linda Ayunda; Avicarizta Zunia Avinda; Dwi Lailatul Khikmah; Etri Nila Rustinta; Oriza Zativalen
Primera Educatia Mandalika: Elementary Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Magister Pendidikan Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir kreatif sebagai bagian dari keterampilan berpikir tingkat tinggi yang diperlukan untuk menghasilkan gagasan orisinal, fleksibel, dan adaptif dalam menghadapi berbagai permasalahan. Namun, praktik pembelajaran di sekolah masih cenderung menitikberatkan pada pencapaian akademik, sehingga pengembangan kreativitas siswa belum terfasilitasi secara optimal. Salah satu alternatif yang berpotensi mendukung pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa adalah kegiatan ekstrakurikuler seni yang memberikan ruang bagi siswa untuk berekspresi, berimajinasi, dan berkarya secara bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler seni. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni di SD Muhammadiyah 1 Babat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan indikator kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seni mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui proses berkarya yang bersifat ekspresif, kontekstual, dan menekankan eksplorasi ide. Kemampuan berpikir kreatif berkembang secara menyeluruh melalui dukungan lingkungan belajar yang kondusif dan peran pendidik sebagai fasilitator. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrakurikuler seni berperan strategis dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa secara berkelanjutan.