Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Self Efficacy dengan Burnout Pengasuhan Pada Ibu Bekerja yang Memiliki Anak Usia Dini (0-6 Tahun) Pitri Yuliyani; Sugiana Sugiana
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol. 7 No. 1 (2026): Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/hadlonah.v7i1.4044

Abstract

The increasing demands of multiple roles on working mothers who have young children have the potential to trigger parenting burnout due to ongoing pressure. This study aims to determine the relationship between self-efficacy and parenting burnout in working mothers who have children aged 0-6 years. The research method uses a non-experimental quantitative approach. The population in this study were working mothers who had children aged 0-6 years) in Beji Krajan Village, Semarang Regency. The total sample was 95 working mothers who were determined through random sampling techniques using the Slovin formula. Caregiving burnout can be measured through the aspects of physical fatigue, mental fatigue, emotional exhaustion, depersonalization, and decreased personal achievement. Meanwhile, the self-efficacy aspect can be measured through the aspects of magnitude, generality and strength. The results of data analysis in this study show a correlation coefficient of -0.716, with p = 0.00, which indicates that the relationship between the two variables is significantly negative. Based on data analysis, it can be concluded that there is a significant negative relationship between self-efficacy and parenting burnout in working mothers who have children aged 0-6 years, which means that if self-efficacy is high, then parenting burnout in working mothers who have children aged 0-6 years) decreases. On the other hand, the lower the self-efficacy, the higher the parenting burnout for working mothers who have children aged 0-6 years.
Workshop Health Content Creator Bagi Pendidik PAUD Guna Integrasi Konten Kesehatan Dalam Pembelajaran Reni Pawestuti Ambari Sumanto; Octaviany Widyaningsih; Amirul Mukminin; Diana Diana; Kharisma Putri; Pitri Yuliyani; Erny Ermawati
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2451

Abstract

Digitalisasi mengambil peran penting saat ini, kebutuhan penggunaan digital sejak masa anak-anak hingga dewasa sudah tidak menjadi hal yang asing. Tantangan digitalisasi pada anak usia digital antara lain konten yang tidak mendidik dan belum maraknya konten kesehatan. Tujuan pengabdian adalah untuk mempromosikan konten kesehatan kepada pendidik PAUD dengan memfasilitasi pendidik melalui workshop health content creator sehingga promosi kesehatan dapat terintegrasi dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam rangkaian pengabdian antara lain workshop dan pendampingan yang berlangsung pada bulan Mei hingga Agustus kepada pendidik Raudhatul Athfal se-Kabupaten Temanggung. Selama workshop, pendidik diberikan kesempatan untukĀ  mengidentifikasi masalah kesehatan yang muncul pada peserta didik. Setelah mengetahui masalah kesehatan, selanjutnya peserta dilatih menjadi konten kreator dengan tahapan menyusun storyboard, memilih gambar, text dan suara, merangkainya menjadi video pembelajaran. Selanjutnya pendampingan dilakukan jarak jauh pada pendidik RA untuk edit video dan mempublikasikan videonya pada akun sosial media masing-masing. Peserta yang berpartisipasi aktif dalam workshop sebanyak 20 orang sedangkan yang dapat menyelesaikan video hingga publish antara lain 14 orang atau 70%, perlu pendampingan berkelanjutan agar seluruh peserta memiliki keterampilan menjadi konten kreator yang handal.