Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERILAKU JUAL BELI AKUN GAME MOBILE LEGENDS DITINJAU DARI PRINSIP EKONOMI SYARIAH Niky Nur Fadhilah; Cory Vidiati
Jurnal Ekbis (Ekonomi & Bisnis) Vol 14 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : POLITEKNIK PIKSI GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/ekbis.v14i1.2942

Abstract

Penelitian ini melihat perilaku jual beli di akun Mobile Legends: Bang Bang dengan mempertimbangkan prinsip ekonomi syariah. Fenomena ini muncul seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di kalangan generasi muda Muslim, di mana akun permainan sudah berkembang menjadi lebih dari sekadar hiburan serta aset keuangan yang dapat dijual. Studi ini menggunakan metode kualitatif menggunakan teknik deskriptif-analitis. Data diperoleh lewat wawancara, observasi, serta dokumentasi terhadap lima pemain Mobile Legends yang aktif melakukan jual beli akun di Kota Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua motivasi utama mendorong tindakan ini: satu dalam bidang ekonomi (mendapatkan keuntungan finansial) dan yang lain dalam bidang sosial (membangun status digital). Menurut fiqh muamalah, transaksi jual beli akun diperbolehkan jika memenuhi syarat-syarat berikut seperti adanya perjanjian yang jelas, kerelaan kedua pihak, dan objek transaksi yang jelas. Namun, praktik yang mengandung elemen gharar, yang berarti ketidakjelasan, maisir, dan pelanggaran amanah dianggap bertentangan dengan prinsip keadilan dan kejujuran Islam. Menurut pendekatan maqāṣid al-syariah, aktivitas ekonomi digital ini hanya dapat bernilai maslahah selama dilakukan secara jujur dan transparan, tanpa merusak pihak lain. Akibatnya, membeli dan menjual akun game Mobile Legends dapat diterima dalam ekonomi Islam selama dilakukan sesuai dengan etika dan hukum syariah. Kata kunci : Ekonomi Syariah, Jual Beli Akun, Mobile Legends, Gharar, Maisir
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN MUSLIM TERHADAP PRODUK HALAL UMKM BERBASIS HALAL SUPPLY CHAIN PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH Niky Nur Fadhilah; Cory Vidiati
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency (In Press)
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2002

Abstract

Dari perspektif ekonomi syariah, penelitian ini mengkaji perilaku pelanggan muslim terhadap produk UMKM berbasis halal dalam rantai pasok halal. Penelitian ini mengadopsi metodologi kualitatif, memanfaatkan tinjauan literatur yang relevan bersama wawancara semi-terstruktur yang dilakukan dengan sepuluh konsumen muslim yang tinggal di wilayah Cirebon yang memiliki pengalaman mengonsumsi produk halal yang diproduksi oleh usaha kecil dan menengah (UKM). Data dianalisis secara deskriptif setelah dikumpulkan melalui WhatsApp dari hasil wawancara. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kesadaran akan kehalal, tingkat religiusitas, sertifikasi halal, kualitas produk, kebersihan, keamanan pangan, dan transparansi informasi adalah faktor utama yang mempengaruhi perilaku konsumen muslim. Rantai pasokan halal yang menampilkan bahan baku halal, proses produksi yang higienis, penyimpanan dan distribusi yang sesuai dengan syariah, dan ketertelusuran produk telah terbukti meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap UKM. Dalam kerangka ekonomi berbasis Syariah, perilaku konsumen semacam itu mewujudkan realisasi tujuan Syariah maqashid, yang mencakup hifz ad-din, hifz an-nafs, hifz al-'aql, hifz al-mal, dan hifz an-nasl. Oleh karena itu, pembentukan rantai pasok halal muncul sebagai keharusan strategis untuk meningkatkan daya saing dan mempertahankan kelangsungan hidup UKM halal.