Areta Nur Fatimah Azalia
Universitas Mulawarman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DISEMINASI LITERASI STATISTIK MELALUI PODCAST SEBAGAI MEDIA EDUKASI PROGRAM CINTA STATISTIK Indin Rarasati; Areta Nur Fatimah Azalia; Imelda Veronica Gea; Nuzulia; Hotsawadi
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.766

Abstract

Perkembangan era digital mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kemampuan memahami dan menafsirkan informasi berbasis data secara kritis. Namun demikian, tingkat literasi statistik di masyarakat, khususnya pada level pemerintahan lokal, masih relatif terbatas sehingga berpotensi menghambat pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan kebijakan. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi statistik Masyarakat secara umum dan aparatur kelurahan secara khusus melalui diseminasi informasi statistik dalam kerangka Program Cinta Statistik dengan memanfaatkan media podcast sebagai sarana edukasi digital. Kegiatan ini dilaksanakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman dengan melibatkan akademisi, pemerintah kelurahan dan Kepala Badan Pusat Statistik sebagai narasumber utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif berbasis media digital yang dikombinasikan dengan penyampaian materi literasi statistik, diseminasi informasi indikator publik, serta diskusi tematik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan media podcast efektif sebagai sarana pembelajaran informal yang fleksibel dan mudah diakses oleh masyarakat. Media ini mampu menyederhanakan konsep statistik yang bersifat teknis menjadi informasi yang lebih kontekstual dan mudah dipahami. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat dan aparatur kelurahan mengenai pentingnya penggunaan data yang akurat dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan di tingkat lokal. Implikasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman literasi statistik masyarakat serta terbukanya peluang pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi statistik yang lebih luas dan berkelanjutan.
The Role of E-Commerce in Shaping the Income of Traditional Traders: A Case Study of Segiri Market, Samarinda Nabila Anriani Aprilia; Eka Kurniati; Risa Puji Haspanti; Febriyanti Nur Hafifah; Areta Nur Fatimah Azalia
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i3.4101

Abstract

This research focuses on the effect of e-commerce on the income of traditional traders at Segiri Market in Samarinda. Using a quantitative approach, the study applies Ordinary Least Squares (OLS) with a simple linear regression model. In this model, e-commerce adoption serves as the independent variable, while traders’ income is the dependent variable. The results show that e-commerce has a positive and significant effect on traders’ income, with a regression coefficient of 0.647 and a p-value of 0.000. This indicates that greater use of e-commerce platforms leads to higher trader income. The constant value of 18.503 suggests that traders can still earn income without e-commerce, but at a lower level than those who actively use digital platforms. The t-test and F-test confirm the model’s statistical significance and reliability, with an F-value of 74.76 and a p-value of 0.000. An R² value of 0.567 means that 56.7% of the variation in income is explained by e-commerce adoption, while the remaining 43.3% is influenced by other factors. These findings support the Technology Acceptance Model (TAM), which emphasizes that perceived usefulness and ease of use encourage traditional traders to adopt digital technologies. Overall, e-commerce acts as a complementary strategy that increases income and strengthens competitiveness in traditional markets.