Miftahuddin Miftahuddin
Universitas Islam Negeri Salatiga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Konseptual Pendekatan Dialogis-Integratif dalam Pengembangan Buku Teks PAI Tematik : Penelitian Sohif Maftahal Luthfi; Miftahuddin Miftahuddin; Mansur Mansur
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7012

Abstract

Penelitian ini mengkaji landasan konseptual pendekatan dialogis-integratif sebagai dasar pengembangan buku teks Pendidikan Agama Islam (PAI) tematik. Permasalahan yang diangkat adalah sebagian besar buku teks PAI yang beredar masih disusun secara doktrinal dan pasif, sehingga peserta didik menerima pengetahuan agama tanpa keterlibatan kritis maupun keterkaitan dengan kehidupan nyata. Tujuan artikel ini adalah menganalisis secara konseptual bagaimana pendekatan dialogis-integratif dapat diterapkan sebagai kerangka pengembangan buku teks PAI tematik. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan teknik analisis isi (content analysis), dengan sumber data utama dari jurnal ilmiah yang diterbitkan mulai tahun 2020. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan dialogis yang berakar pada pemikiran Paulo Freire mendorong pembelajaran PAI yang aktif, kritis, dan reflektif; (2) pendekatan integratif menjembatani ilmu agama dan ilmu umum sehingga terbentuk pandangan yang holistik pada peserta didik; dan (3) kerangka tematik menyatukan kedua pendekatan tersebut dalam satuan pembelajaran yang bermakna dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendekatan dialogis-integratif sangat relevan sebagai landasan pengembangan buku teks PAI tematik, dan merekomendasikan adopsinya secara sistematis oleh pengembang buku teks, pendidik, serta pengambil kebijakan pendidikan Islam.
Implementasi Aktivitas Ke-NU-an dalam Menumbuhkan Rasa Nasionalisme Siswa di SMA Assalafi Susukan Tahun 2021 Zulfa Amaliyah; Miftahuddin Miftahuddin
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v4i4.7155

Abstract

One way to instill a sense of nationalism among the younger generation is through Ahlussunnah wal Jama'ah education, which can improve human quality of life in accordance with the values of Ke-NU-an. This study aims to describe and analyze: (1) the planning of instilling Ke-NU-an values at SMA Assalafi Susukan; (2) the implementation of Ke-NU-an values at SMA Assalafi Susukan; and (3) the evaluation of the implementation of Ke-NU-an values at SMA Assalafi Susukan. This study employed a qualitative method. The research subjects consisted of the principal, three teachers, students, and parents of students at SMA Assalafi Susukan. Data were collected through interviews, documentation, and observation. Data validity was tested using source triangulation. The stages of data analysis included data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that: (1) the planning of the implementation of Ke-NU-an values was realized through the curriculum, lesson plans, and extracurricular activity plans; (2) the implementation of Ke-NU-an values was carried out through the learning process, extracurricular activities, and school activities related to Ke-NU-an values; and (3) the evaluation of the implementation of Ke-NU-an values showed that: (a) students achieved the Minimum Competency Criteria (KKM) set by the school, with a minimum score of 75; (b) students practiced the traditions of Nahdlatul Ulama taught through Ke-NU-an learning; and (c) students were able to apply the Ke-NU-an values of tawasuth, tawazun, tasamuh, and i'tidal in the learning process, extracurricular activities, and school activities.