Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENYOROTI KONSEP DASAR ISLAM WASATHIYYAH (MODERASI ISLAM) DALAM BERBAGAI PERSFEKTIF DAN PEMIKIRAN-PEMIKIRAN TOKOH MUSLIM Sohif Maftahal Luthfi; Mukh Nursikin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21174

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan serta mendeskripsikan bagaimana konsep dasar yang sesuai pada aliran pemahaman wasathiyyah islam atau biasa dikenal dalam istilah modern dengan moderasi beragama dalam islam, dalam berbagai perfektif dan pemikiran-pemikiran tokoh muslim yang dikenal. Dalam dewasa ini banyak sekali umat islam yang salah kaprah dalam memahami pengertian konsep dasar wasathiyyah islam, serta tumbuhnya aliran-aliran atau pemahaman mengenai agama islam yang terlalu keras dalam gerakan dan pemikiran islam atau sering disebut islam garis keras dan lahirnya aliran-aliran atau pemahaman mengenai agama islam yang terlalu terbuka  dalam gerakan dan pemikiran islam atau sering disebut dengan islam liberal. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dan kajian literatur yang berasal dari berbagai ulama dan tokoh yang kompeten dibidangnya. Literatur tersebut dikaji dan diteliti lebih lanjut secara teliti dan menyeluruh oleh penelit sehingga menghasilkan kesimpulan yang tepat. Hasil penelitian ini adalah dapat dipahami secara detail dan menyeluruh mengenai konsep wasathiyyah islam (moderasi islam) dalam berbagai perfektif seperti; Al-Qur’an, Ilmu Sosiologi, Feminisme, Ilmu Politik dan Bernegara, dan pemikiran-pemikiran para ulama serta para tokoh cendekiawan muslim terhadap konsep dasar wasathiyyah islam (moderasi islam) seperti; Quraihs Sihab, Nadirsyah Hosen, Imam Ibnu Jarir At-Thabari, Imam Abu Hamid Al-Ghazali, Imam As-Syathibiy, Syekh Yusuf Al-Qardawi .
Hak Asasi Manusia dan Kewarganegaraan dalam Pendidikan Islam dan Relevansi Kekinian Sohif Maftahal Luthfi; Ruwandi Ruwandi; Muh Saerozi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pendidikan Islam dengan fokus pada relevansinya di era kekinian, khususnya di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan studi literatur melalui content analysis terhadap sumber-sumber akademik terpilih. Hasil penelitian menunjukkan integrasi Hak Asasi Manusia (HAM) dan kewarganegaraan dalam pendidikan Islam di Indonesia terus berkembang meski menghadapi tantangan, seperti pola pendidikan hierarkis dan rendahnya partisipasi kritis di madrasah maupun pesantren. Regulasi seperti UU Sisdiknas dan UU Pesantren telah memberi fondasi hukum yang kuat, sementara kurikulum berbasis nilai Islam, demokrasi, dan keadilan sosial menjadi langkah strategis merespons tuntutan global. Pendidikan Islam kini tidak hanya membentuk pribadi religius, tetapi juga menanamkan kesadaran sosial, cinta tanah air, serta tanggung jawab sebagai warga negara.
Analisis Konseptual Pendekatan Dialogis-Integratif dalam Pengembangan Buku Teks PAI Tematik : Penelitian Sohif Maftahal Luthfi; Miftahuddin Miftahuddin; Mansur Mansur
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7012

Abstract

Penelitian ini mengkaji landasan konseptual pendekatan dialogis-integratif sebagai dasar pengembangan buku teks Pendidikan Agama Islam (PAI) tematik. Permasalahan yang diangkat adalah sebagian besar buku teks PAI yang beredar masih disusun secara doktrinal dan pasif, sehingga peserta didik menerima pengetahuan agama tanpa keterlibatan kritis maupun keterkaitan dengan kehidupan nyata. Tujuan artikel ini adalah menganalisis secara konseptual bagaimana pendekatan dialogis-integratif dapat diterapkan sebagai kerangka pengembangan buku teks PAI tematik. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan teknik analisis isi (content analysis), dengan sumber data utama dari jurnal ilmiah yang diterbitkan mulai tahun 2020. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan dialogis yang berakar pada pemikiran Paulo Freire mendorong pembelajaran PAI yang aktif, kritis, dan reflektif; (2) pendekatan integratif menjembatani ilmu agama dan ilmu umum sehingga terbentuk pandangan yang holistik pada peserta didik; dan (3) kerangka tematik menyatukan kedua pendekatan tersebut dalam satuan pembelajaran yang bermakna dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendekatan dialogis-integratif sangat relevan sebagai landasan pengembangan buku teks PAI tematik, dan merekomendasikan adopsinya secara sistematis oleh pengembang buku teks, pendidik, serta pengambil kebijakan pendidikan Islam.