Septri Anisa
Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Digital Marketing Melalui Media Sosial untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha Bunga Artificial pada UD. Nanny Florist di Pusat Pasar Medan : Pengabdian Septri Anisa; Andreas Panjaitan; Ryndian Gusty; Debora Silvia Hutagalung; Artha P Br Karo
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7016

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan jangkauan pasar dan daya saing. Namun, sebagian besar UMKM sektor perdagangan tradisional, termasuk penjual bunga artificial di Pusat Pasar Medan, masih mengandalkan pemasaran konvensional yang terbatas pada interaksi tatap muka dan pemasaran dari mulut ke mulut. UD. Nanny Florist sebagai salah satu pelaku usaha bunga artificial menghadapi tantangan berupa menurunnya jumlah pembeli, persaingan dengan toko online, serta keterbatasan pengetahuan tentang pemasaran digital. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan daya saing UD. Nanny Florist melalui penerapan strategi digital marketing berbasis WhatsApp Business yang mencakup pembuatan profil bisnis profesional, katalog produk digital, dan penggunaan fitur otomasi pesan. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, mencakup survei dan analisis kebutuhan, pelatihan dan pendampingan pembuatan konten produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mitra mengoperasikan WhatsApp Business secara mandiri. Katalog digital berhasil memuat 35 jenis produk.  Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan digital marketing berbasis WhatsApp Business yang tepat sasaran dan disertai pendampingan intensif efektif meningkatkan kapasitas pemasaran UMKM tradisional serta berpotensi mendorong keberlanjutan usaha dalam era ekonomi digital.
Penguatan Pelayanan Pelanggan melalui SOP, Service Excellence, dan WhatsApp Business pada UD. Baim Florist: Penelitian Debora Silvia Hutagalung; Artha Putri Br Karo; Mutia Elviani; Andreas Panjaitan; Septri Anisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7017

Abstract

UD. Baim Florist merupakan usaha penjualan bunga artificial di Pusat Pasar Lantai 1, Kota Medan, yang telah beroperasi selama kurang lebih dua puluh tahun namun belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan pelanggan, pemahaman service excellence dan customer experience yang masih terbatas, penanganan keluhan pelanggan yang belum terstruktur, serta pemanfaatan WhatsApp Business yang belum optimal. Kegiatan Pengabdian Mandiri Kepada Masyarakat (PMKM) ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan pada mitra melalui empat kegiatan inti, yaitu pelatihan service excellence dan customer experience, penyusunan SOP Pelayanan Pelanggan secara partisipatif, pendampingan complaint handling, dan implementasi WhatsApp Business. Metode yang digunakan adalah participatory action, dengan tahapan observasi dan wawancara, persiapan, pelaksanaan inti, pendampingan, partisipasi mitra, serta evaluasi menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan pada sepuluh aspek pelayanan dan digitalisasi mitra, antara lain tersedianya SOP Pelayanan Pelanggan, penanganan keluhan yang mengacu pada tahapan complaint handling, migrasi dari WhatsApp reguler ke WhatsApp Business, serta aktifnya fitur katalog produk, greeting message, away message, dan quick reply. Partisipasi aktif mitra sepanjang kegiatan menjadi faktor pendukung utama keberhasilan penerapan solusi tersebut. Kegiatan ini membuktikan bahwa kombinasi penguatan kapasitas non-teknis, instrumen kerja tertulis, dan teknologi sederhana dapat memperbaiki kualitas pelayanan pelanggan UMKM berskala mikro secara menyeluruh tanpa memerlukan investasi besar.