This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konstruksia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kinerja dan Keberlanjutan Operasional Bemo di Kota Kupang Patricia Sonia Amalo; Shinta Novriani; Andika Setiawan
Konstruksia Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.17.2.117-129

Abstract

Angkutan bemo merupakan salah satu moda transportasi perkotaan yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di Kota Kupang. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan bemo menghadapi tantangan berupa penurunan minat pengguna serta persaingan dengan transportasi berbasis aplikasi, yang berdampak pada tingkat keterisian armada dan keberlanjutan operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional serta menganalisis tingkat keberlanjutan operasional bemo di Kota Kupang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan untuk mengukur indikator kinerja operasional berdasarkan 10 kriteria yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, analisis load factor pada 17 trayek, serta penyebaran kuesioner kepada 129 responden guna mengidentifikasi kecenderungan pengembangan layanan bemo di Kota Kupang. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh trayek yang beroperasi memenuhi kategori kinerja “baik” berdasarkan indikator pelayanan. Nilai rata-rata load factor bervariasi antara 0,32 hingga 0,99. Beberapa trayek memiliki load factor di bawah 0,70 yang mengindikasikan efisiensi operasional rendah, sementara trayek lainnya menunjukkan tingkat keterisian yang tinggi dan relatif optimal. Dari sisi pengguna, perluasan jaringan trayek (59,8%) serta penyediaan fasilitas teluk pemberhentian atau jalur khusus (52,6%) menjadi prioritas utama dalam meningkatkan minat penggunaan bemo. Secara keseluruhan, keberlanjutan operasional bemo dipengaruhi oleh keseimbangan antara kinerja layanan, efisiensi armada, dan daya tarik pelayanan terhadap pengguna. Oleh karena itu, diperlukan strategi penataan trayek dan peningkatan kualitas pelayanan guna menjaga keberlanjutan sistem angkutan bemo di masa mendatang. Kata kunci: bemo, kinerja angkutan umum, faktor muat, trayek, transportasi perkotaan