Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS PERENCANAAN PADA PENINGKATAN RUAS JALAN RAYA CIREBON – SUMBER (JL. PANGERAN CAKRABUANA) KABUPATEN CIREBON Rival Rival; Martinus Agus; Shinta Novriani
Journal of Research and Inovation in Civil Engineering as Applied Science Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Teknik Sipil, Politeknik Negeri Ketapangg

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A road segment is a path that aims to pass traffic from one place to another. Good road pavement construction conditions must be able to fulfill functional requirements, namely providing a sense of security and comfort as well as minimum travel time for road users. This study aims to analyze the traffic performance on the Cirebon - Sumber road, then plan improvements to the pavement and road geometry to improve traffic performance. The method used in this study is a quantitative method using the 1997 Indonesian Road Capacity Manual (MKJI), then planning pavement and widening based on the current LHR using the 2017 Pavement Design Manual (MDP) method. In order to accommodate vehicle volumes of up to 25 next year, the road width is planned to be 11 meters, namely 5.5 m for each lane with a 2/2 UD road type. From the results of calculating the thickness of the rigid pavement using the 2017 method (MDP), a pavement thickness of 28.5 cm is obtained and can accommodate the number of passing vehicles with the degree of sturation of 0.63 with Level of Service C (Stable Flow).
Kinerja Pegawai Berdampak Pada Pengaruh Budaya Organisasi dan Kompetensi Pegawai Istiqomah, Shinta Devi; Maryam, Siti; Wibowo, Sandi Nasrudin
Sains: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 16, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jmb.v16i1.21575

Abstract

Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) mengumumkan bahwa sebanyak 380 PDAM diseluruh Indonesia yang telah dinilai kinerja pegawai dalam penilaian kinerja tersebut sebanyak 157 PDAM keadaan kurang sehat atau berkinerja buruk. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitaif menggunakan tipe kausal digunakan untuk membangun hubungan kausal antara Budaya Organisasi,Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai. budaya organisasi (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) menunjukkan nilai thitung 2,040>ttabel 1,672, dan nilai sig sebesar 0,046<0,05.kompetensi (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) menunjukkan nilai thitung 4,223>ttabel1,672, dan nilai sig sebesar 0,000<0,05. Fhitung sebesar 10,140>Ftabel sebesar 3,16 dan nilai sig sebesar 0,00<00,05.
Evaluasi Kinerja dan Keberlanjutan Operasional Bemo di Kota Kupang Patricia Sonia Amalo; Shinta Novriani; Andika Setiawan
Konstruksia Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.17.2.117-129

Abstract

Angkutan bemo merupakan salah satu moda transportasi perkotaan yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di Kota Kupang. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan bemo menghadapi tantangan berupa penurunan minat pengguna serta persaingan dengan transportasi berbasis aplikasi, yang berdampak pada tingkat keterisian armada dan keberlanjutan operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional serta menganalisis tingkat keberlanjutan operasional bemo di Kota Kupang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan untuk mengukur indikator kinerja operasional berdasarkan 10 kriteria yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, analisis load factor pada 17 trayek, serta penyebaran kuesioner kepada 129 responden guna mengidentifikasi kecenderungan pengembangan layanan bemo di Kota Kupang. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh trayek yang beroperasi memenuhi kategori kinerja “baik” berdasarkan indikator pelayanan. Nilai rata-rata load factor bervariasi antara 0,32 hingga 0,99. Beberapa trayek memiliki load factor di bawah 0,70 yang mengindikasikan efisiensi operasional rendah, sementara trayek lainnya menunjukkan tingkat keterisian yang tinggi dan relatif optimal. Dari sisi pengguna, perluasan jaringan trayek (59,8%) serta penyediaan fasilitas teluk pemberhentian atau jalur khusus (52,6%) menjadi prioritas utama dalam meningkatkan minat penggunaan bemo. Secara keseluruhan, keberlanjutan operasional bemo dipengaruhi oleh keseimbangan antara kinerja layanan, efisiensi armada, dan daya tarik pelayanan terhadap pengguna. Oleh karena itu, diperlukan strategi penataan trayek dan peningkatan kualitas pelayanan guna menjaga keberlanjutan sistem angkutan bemo di masa mendatang. Kata kunci: bemo, kinerja angkutan umum, faktor muat, trayek, transportasi perkotaan
Pengaruh Penambahan Material HDPE Terhadap Karakteristik Fisik dan Mekanis Aspal Aditya Bayu Setyo Purnomo; Shinta Novriani
Konstruksia Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.17.2.81-87

Abstract

Penggunaan plastik Polietilen Densitas Tinggi (HDPE) telah menarik perhatian yang cukup besar karena ketahanannya terhadap suhu tinggi, degradasi yang rendah, dan fleksibilitas yang tinggi. Selain potensinya untuk meningkatkan ketahanan aspal terhadap deformasi, pemanfaatan HDPE juga dapat berkontribusi untuk mengurangi volume limbah plastik, yang telah menjadi masalah lingkungan global yang signifikan. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah gradien material, spgr, gmm, dan uji kekuatan tekan Marshall. Pada campuran di mana 50% agregat kasar digantikan dengan HDPE, nilai yang diperoleh adalah VIM = 2,3, VMA = 22, dan VFB = 89,42. Pada komposisi ini, nilai VIM relatif rendah (2,3), sedangkan standar Bina Marga menetapkan kisaran 3–5. Ini menunjukkan bahwa rongga udara dalam campuran aspal relatif padat. Namun, parameter Marshall menunjukkan hasil yang memuaskan, dengan nilai stabilitas 9,797, menunjukkan kekuatan tekan yang memadai. Oleh karena itu, penggunaan HDPE dalam campuran aspal pada tingkat substitusi ini masih dianggap layak. Pada campuran di mana 75% agregat kasar digantikan dengan HDPE, nilai yang diperoleh adalah VIM = 3,56, VMA = 22,98, dan VFB = 84,54. Meskipun nilai VIM meningkat menjadi 3,56, stabilitas Marshall menurun menjadi 8.492, menunjukkan bahwa Kata kunci: AC-WC, Plastik, MixQGensity, Optimum, Agregat.
Kinerja Campuran Aspal dengan Pengisi Cangkang Kerang Hijau Aryan Risma Dewi; Shinta Novriani
Konstruksia Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.17.2.88-96

Abstract

Cirebon merupakan wilayah pesisir dengan aktivitas perikanan dan kuliner laut yang tinggi sehingga menghasilkan limbah cangkang kerang hijau dalam jumlah besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau sebagai bahan pengisi pada campuran aspal AC-WC serta pengaruhnya terhadap karakteristik campuran aspal. Cangkang kerang yang dipanaskan pada suhu 400°C diketahui mengandung kalsium karbonat (CaCO₃) dan kalsium oksida (CaO) sebesar 90,3%, sehingga memiliki sifat yang mirip dengan bahan pengisi konvensional seperti kapur. Penelitian ini membahas pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau sebagai bahan tambahan dalam campuran aspal berupa pengisi dengan variasi kadar pengisi 0%, 3%, dan 6%.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada variasi pengisi 0%, nilai VIM 3,99%, VMA 15,53%, VFB 74,34%, dan stabilitas Marshall 402,6 kg; sedangkan pada kadar 3% diperoleh nilai VIM 4,71%, VMA 18,75%, VFB 74,93%, dan stabilitas Marshall 351,22 kg yang masih memenuhi standar dan menunjukkan kestabilan campuran yang baik. Pada variasi 6% diperoleh nilai VIM 5,06%, VMA 19,05%, VFB 73,45%, dan stabilitas Marshall 365,19 kg. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian, limbah cangkang kerang hijau berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pengisi alternatif yang ramah lingkungan pada campuran aspal Kata kunci: Filler, Aspal, SDGs
Evaluasi Kinerja Aspal Campuran Karet Ban Bekas terhadap Ketahanan Deformasi dan Stabilitas Marshall Asyfiq Hubayyu Hadi; Shinta Novriani
Konstruksia Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.17.2.110-116

Abstract

Pemanfaatan limbah karet ban bekas sebagai filler dalam campuran aspal AC–WC bisa jadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas jalan sekaligus mengurangi limbah. Karet ban punya sifat elastis, jadi bisa mempengaruhi kekuatan dan ketahanan campuran terhadap deformasi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh penambahan karet ban bekas terhadap karakteristik Marshall, seperti stabilitas, flow, VIM, VMA, VFB, dan Marshall Quotient (MQ), dengan variasi kadar 0%, 4%, dan 8%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan karet ban bekas memang berpengaruh terhadap kinerja campuran. Pada kadar 4%, didapat nilai stabilitas 521,4 kg, flow 5,36 mm, VIM 0,64%, VMA 22,02%, VFB 97,07%, dan MQ 97,68 kg/mm. Secara umum, variasi ini menunjukkan hasil paling baik, walaupun nilai VIM masih di bawah standar. Sedangkan pada kadar 8%, nilai stabilitas turun menjadi 338,4 kg dengan flow 5,92 mm, VIM 6,15%, VMA 26,34%, VFB 76,69%, dan MQ 57,18 kg/mm, yang menandakan campuran jadi lebih lembek dan kurang stabil. Dari hasil tersebut bisa disimpulkan bahwa kadar karet ban bekas yang paling optimal ada di 4%, karena masih bisa menjaga keseimbangan antara kekuatan dan kelenturan campuran aspal, sehingga lebih layak digunakan untuk perkerasan jalan. Kata kunci: Ban Bekas, Filler, Marshall
Analysis of Off-Street Parking Capacity at Cirebon Super Block, Cirebon City Fauzan Akbar Gumilang; Suhar Adi Saputra; Zulkifli Zulkifli; Shinta Novriani; Herry Hermawan
Journal of World Science Vol. 3 No. 7 (2024): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v3i7.666

Abstract

Rapid population growth and economic progress have increased the need for public facilities such as shopping malls, hospitals, and office buildings. Cirebon Super Block (CSB) is one of the shopping centers in Cirebon City that adopts the 4-in-1 concept. However, CSB faced problems in providing adequate parking facilities, causing vehicle congestion at the mall entrance and traffic jams. This study aims to identify existing parking conditions, analyze the need for parking spaces, and provide technical recommendations to increase the availability of parking spaces in CSB. This study uses quantitative methods with primary and secondary data collection. The results of the study show that CSB has an off-street parking capacity of 808 SRP (standard parking spaces) for cars and 1188 SRP for motorcycles. The analysis shows that the highest parking index for cars occurred on Saturday reaching 101%, with the highest accumulation of 750 vehicles, the volume of 1011 vehicles, and the average parking duration of 1.75 hours. The highest parking index for motorcycles also occurred on Saturday reaching 91.1%, with the highest accumulation of 1082 vehicles, the volume of 1855 vehicles, and the average parking duration of 2,088hours. The implication of this study is to plan the construction of a parking building on the west side using Civil 3D software and convert an area of 720m² from 26 SRP to 111 SRP. This recommendation is expected to increase the parking capacity from 818 SRP to 918 SRP, so that it can reduce congestion and improve the comfort of CSB visitors.
Analysis of The Probability od Choosing a Public Transportation Mode Using A Binomial Model of Differential Logit Farida farida; Agus Juanda; Shinta Novriani
Journal of World Science Vol. 3 No. 9 (2024): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v3i9.1178

Abstract

Urbanization and mobility of the population have increased interest in efficient and convenient transportation systems, especially for trips from Cirebon to Jakarta via the Cipali toll road. Public transportation modes that can be used from Cirebon to Jakarta include buses, travel and trains. This study reviews public transportation buses and travel, focusing on the characteristics and probability of mode selection by travelers. The crucial factors studied are cost, travel time, and access time. Primary data was obtained from questionnaires using the stated preference method and secondary data obtained from related sources. The method used is linear regression modeling and binomial logit difference, which is obtained from data on travel cost (X1), travel time (X2), and travel access time (X3), which is tested using SPSS software with the regression equation obtained is Y = 2.386 + 0.251 X1.3 + X2 + 0.301 X1.4 + 0.497 X3.1. with a travel cost of Rp. 110,000 and with a travel time of 4 hours and 30 minutes, travelers prefer the bus mode (64.2%) with the most implicative attribute is the cost of travel, then the percentage value calculated using probability calculations and binomial models logits, the difference is (99.9%) choosing the bus and (0.1%) choosing travel. If the trevel wants to intensify the opportunity to choose the mode used by travelers with a percentage above 50%, then travel must reduce the fare at least Rp. 25,000 from the bus fare.