Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI PENGENALAN FUNGSI TUBUH MANUSIA KELAS IV SDN SELOKAJANG 02 WIldan Alwi Prastya
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jpip.v6i1.2759

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyebarkan dan menguji efektivitas model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan akal budi berfikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi fungsi tubuh insan pada kelas IV Sekolah Dasar Negeri Selokajang 02. Latar belakang rendahnya kemampuan berfikir kritis akibat penguasaan metode hafalan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) menggunakan tahapan studi pendahuluan hingga penyempurnaan produk. Subjek penelitan adalah peserta didik kelas IV tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, angket, serta wawancara. akibat penelitian memberikan bahwa model inkuiri secara signifikan menaikkan kemapuan berfir kritis, partisipasi, dan motivasi belajar peserta didik. kendala mirip keterbatasan ketika serta kesiapan awal peserta didik dapat diatasi dengan bimbingan guru.Model ini direkomendasikan menjadi cara lain inovatif pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI PENGENALAN FUNGSI TUBUH MANUSIA KELAS IV SDN SELOKAJANG 02 WIldan Alwi Prastya
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jpip.v6i1.2759

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyebarkan dan menguji efektivitas model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan akal budi berfikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi fungsi tubuh insan pada kelas IV Sekolah Dasar Negeri Selokajang 02. Latar belakang rendahnya kemampuan berfikir kritis akibat penguasaan metode hafalan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) menggunakan tahapan studi pendahuluan hingga penyempurnaan produk. Subjek penelitan adalah peserta didik kelas IV tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, angket, serta wawancara. akibat penelitian memberikan bahwa model inkuiri secara signifikan menaikkan kemapuan berfir kritis, partisipasi, dan motivasi belajar peserta didik. kendala mirip keterbatasan ketika serta kesiapan awal peserta didik dapat diatasi dengan bimbingan guru.Model ini direkomendasikan menjadi cara lain inovatif pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar.
Desain Geo Pop-Up Edukatif Materi Peta Melalui PJBL Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SD wildan alwi prastya; Cindya Alfi; Mohamad Fatih
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Volume 6, Nomor 3, 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jpip.v6i3.2813

Abstract

Pembelajaran IPAS materi peta di sekolah dasar masih didominasi metode ceramah sehingga kemampuan berpikir kritis peserta didik belum berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media geo pop-up edukatif, serta menguji kevalidan, kelayakan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Pendekatan yang dilakukan menggunakan RND dengan model ADDIE. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan media memperoleh kategori sangat valid dari ahli media (92%) dan ahli materi (90%), serta sangat layak berdasarkan respons guru (90%). Nilai N-Gain sebesar 0,81 berkategori tinggi menunjukkan bahwa media efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.