Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengenalan Profesi Dokter dan Edukasi Kesehatan Dasar pada Anak Usia Prasekolah melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di My Playmall Childcare and School Naomi Esthernita Fauzia Dewanto; Eko Kristanto Kunta Adjie; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 06 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i06.3505

Abstract

Pendahuluan: Masa usia dini merupakan periode penting dalam pembentukan perilaku sehat, rasa percaya diri, dan kemampuan interaksi sosial anak. Namun, banyak anak prasekolah masih merasa takut terhadap lingkungan pelayanan kesehatan dan tenaga medis. Oleh karena itu, diperlukan promosi kesehatan dengan pendekatan edukatif dan ramah anak. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengenalkan profesi dokter, memberikan edukasi kesehatan dasar, serta meningkatkan keberanian anak dalam berinteraksi dengan tenaga kesehatan. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 13 Mei 2026 di My Playmall Childcare and School menggunakan pendekatan interaktif melalui pengukuran antropometri, bernyanyi bersama, edukasi kesehatan, dan pemeriksaan sederhana oleh dokter spesialis anak. Hasil: Sebanyak 26 anak mengikuti kegiatan dan menunjukkan antusiasme tinggi selama edukasi dan pemeriksaan kesehatan. Kesimpulan: Program ini berhasil memberikan pengalaman kesehatan yang menyenangkan serta berpotensi meningkatkan literasi kesehatan dan kenyamanan anak terhadap pelayanan kesehatan sejak dini.  
Skrining Kesehatan Mental Berbasis DASS-Y sebagai Upaya Promotif–Preventif pada Anak Sekolah di Jakarta Barat: Mental Health Screening Using DASS-Y as a Promotive–Preventive Effort among School-Aged Children in West Jakarta Naomi Esthernita Fauzia Dewanto; Alexander Halim Santoso; Bryan Anna Wijaya; Diana Dinali; Disya Gwyneth Aziel
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.125

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan mental remaja merupakan isu penting kesehatan masyarakat yang membutuhkan deteksi dini dan intervensi preventif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining gejala depresi, ansietas, dan stres pada siswa sekolah menggunakan Depression Anxiety Stress Scale–Youth (DASS-Y) serta meningkatkan literasi kesehatan mental di lingkungan pendidikan. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Mutiara Bangsa 3, Jakarta Barat, melibatkan 306 siswa usia 11–18 tahun. Metode: pendekatan Plan–Do–Check–Action (PDCA). Tahap plan meliputi koordinasi lintas sektor, sosialisasi, dan persiapan instrumen. Tahap do mencakup pelaksanaan skrining DASS-Y dan edukasi mengenai regulasi emosi, manajemen stres, serta gaya hidup mental sehat. Tahap check dilakukan melalui skoring dan kategorisasi hasil, sementara tahap action berupa konseling singkat dan rekomendasi rujukan bagi partisipan dengan skor sedang hingga berat. Hasil menunjukkan tingginya proporsi gejala emosional pada peserta. Sebanyak 73,5% siswa mengalami stres ringan hingga sangat berat; 100% siswa memiliki tingkat ansietas mulai dari ringan hingga sangat berat; dan seluruh siswa menunjukkan gejala depresi dengan derajat bervariasi. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan urgensi skrining berkala di lingkungan sekolah sebagai upaya promotif–preventif. Program ini juga meningkatkan pemahaman siswa dan guru mengenai kesehatan mental. DASS-Y terbukti praktis, mudah diterapkan, dan relevan sebagai alat skrining berbasis sekolah. Implementasi berkelanjutan serta kolaborasi dengan fasilitas kesehatan diharapkan dapat memperkuat dukungan psikososial remaja dan mencegah konsekuensi jangka panjang gangguan kesehatan mental.
PENGARUH ADIKSI TIKTOK DENGAN GANGGUAN EMOSIONAL DAN PERILAKU REMAJA DI JELAMBAR Ernawati Ernawati; Naomi Esthernita Fauzia Dewanto; Fiona Valencia Setiawan
Ebers Papyrus Vol. 32 No. 1 (2026): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v32i1.36445

Abstract

Adiksi media digital pada remaja merupakan isu kesehatan masyarakat yang semakin menonjol, terutama dengan meningkatnya penggunaan platform video pendek seperti TikTok. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat adiksi TikTok dan gangguan emosional serta perilaku pada remaja di kawasan urban Jelambar. Studi potong lintang dilakukan pada 306 remaja berusia 11–18 tahun, menggunakan TikTok Addiction Scale (TTAS) dan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk menilai dimensi adiksi dan indikator psikososial. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara dimensi mood modification, tolerance, conflict, withdrawal, dan relapse dengan gejala hiperaktivitas, gangguan emosional, dan masalah karakter. Skor total TTAS juga berhubungan dengan peningkatan skor kesulitan total SDQ, menegaskan bahwa adiksi TikTok berpotensi mengganggu regulasi emosi, meningkatkan impulsivitas, dan memengaruhi kemampuan penyesuaian perilaku remaja. Temuan ini mendukung pemahaman bahwa adiksi digital merupakan fenomena multidimensional yang melibatkan interaksi mekanisme neurobiologis, psikologis, dan lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan strategi intervensi yang terarah, meliputi penguatan literasi digital, pengawasan penggunaan gawai oleh orang tua dan sekolah, pengembangan keterampilan regulasi emosi, serta penciptaan lingkungan digital yang lebih sehat bagi remaja di perkotaan.
Peningkatan Literasi Gizi pada Komunitas Remaja melalui Skrining dan Edukasi Kesehatan Berbasis Masyarakat di SMP St. Yoseph Naomi Esthernita Fauzia Dewanto; Alexander Halim Santoso
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 9 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Abdimas KESOSI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v9i2.561

Abstract

Nutritional literacy refers to an individual's ability to obtain, understand, evaluate, and apply nutrition-related information to make appropriate dietary and health decisions. Adequate nutritional literacy during adolescence is essential for supporting optimal growth, preventing nutrition-related problems, and encouraging healthy lifestyle behaviors that can be sustained into adulthood. This community service program aimed to assess the nutritional literacy level of students at St. Yoseph School and improve their understanding of the importance of balanced nutrition through educational interventions. The program consisted of a nutritional literacy assessment followed by interactive health education sessions designed to strengthen students' knowledge and awareness of healthy eating practices. The findings showed that most participants demonstrated good nutritional literacy, with relatively similar levels between male and female students. Nevertheless, differences in comprehension were still identified, indicating the need for continuous nutrition education. Schools have a strategic role in integrating nutrition promotion into educational activities to foster healthy eating behaviors and improve adolescents' long-term health and well-being.