Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan Strategi Pelayanan Desa Melalui Komunikasi Efektif Untuk Meningkatkan Kepuasan Masyarakat Rini Angriani Idrus; Basri Modding; Taufiq Pradana Tompe; Alisa Magfira Martam; Cindra Kartika Paulu; Erika Rahim Dama
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 06 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i06.3577

Abstract

Pelayanan publik di tingkat desa memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta membangun kepercayaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Namun, kualitas pelayanan yang diberikan sering kali menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kemampuan komunikasi aparatur dalam menyampaikan informasi, merespons kebutuhan masyarakat, dan membangun hubungan pelayanan yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam menyusun strategi pelayanan melalui penerapan komunikasi efektif guna meningkatkan kepuasan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango pada tanggal 13 Mei 2026 dengan sasaran aparatur desa dan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, simulasi pelayanan, dan sesi tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup strategi pelayanan desa, komunikasi efektif dalam pelayanan publik, etika pelayanan, serta pelayanan prima yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi efektif sebagai dasar dalam penyusunan strategi pelayanan desa. Melalui simulasi pelayanan, peserta mampu memahami cara menyampaikan informasi secara lebih jelas, responsif, dan komunikatif dalam menghadapi berbagai kebutuhan masyarakat. Selain itu, sesi diskusi dan tanya jawab memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengidentifikasi berbagai kendala pelayanan yang selama ini dihadapi serta merumuskan alternatif solusi yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja. Antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan relevan dengan kebutuhan aparatur desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kapasitas aparatur desa dan diharapkan dapat mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih profesional, responsif, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kepuasan masyarakat.