Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of the Relationship between the Implementation of Circular Economy Principles and Financial Inclusion to Poverty Alleviation in Indonesia Rini Angriani Idrus; Eko Sudarmanto; Muhamad Ammar Muhtadi
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 04 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i04.792

Abstract

This qualitative study explores the relationship between circular economy principles, financial inclusion, and poverty alleviation in Indonesia. Through semi-structured interviews with key informants representing various stakeholders, the research investigates the integration of circular economy initiatives into financial inclusion strategies, the impact of circular economy practices on poverty alleviation, and the challenges and opportunities for sustainable development. The findings reveal potential synergies between circular economy and financial inclusion, highlighting the role of innovative financing mechanisms, capacity building, and policy reforms in promoting inclusive growth and environmental sustainability. However, significant barriers, including risk perception, collateral requirements, and regulatory constraints, pose challenges to accessing finance for circular businesses and entrepreneurs. Addressing these barriers requires collaborative efforts from policymakers, financial institutions, and other stakeholders to create an enabling environment for circular economy investments and foster inclusive development. The study underscores the importance of holistic and integrated approaches to sustainable development, where circular economy principles and financial inclusion strategies are mutually reinforcing, contributing to shared prosperity and well-being for all Indonesians.
Pendampingan Penyusunan Strategi Pelayanan Desa Melalui Komunikasi Efektif Untuk Meningkatkan Kepuasan Masyarakat Rini Angriani Idrus; Basri Modding; Taufiq Pradana Tompe; Alisa Magfira Martam; Cindra Kartika Paulu; Erika Rahim Dama
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 06 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i06.3577

Abstract

Pelayanan publik di tingkat desa memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta membangun kepercayaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Namun, kualitas pelayanan yang diberikan sering kali menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kemampuan komunikasi aparatur dalam menyampaikan informasi, merespons kebutuhan masyarakat, dan membangun hubungan pelayanan yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam menyusun strategi pelayanan melalui penerapan komunikasi efektif guna meningkatkan kepuasan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango pada tanggal 13 Mei 2026 dengan sasaran aparatur desa dan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, simulasi pelayanan, dan sesi tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup strategi pelayanan desa, komunikasi efektif dalam pelayanan publik, etika pelayanan, serta pelayanan prima yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi efektif sebagai dasar dalam penyusunan strategi pelayanan desa. Melalui simulasi pelayanan, peserta mampu memahami cara menyampaikan informasi secara lebih jelas, responsif, dan komunikatif dalam menghadapi berbagai kebutuhan masyarakat. Selain itu, sesi diskusi dan tanya jawab memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengidentifikasi berbagai kendala pelayanan yang selama ini dihadapi serta merumuskan alternatif solusi yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja. Antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan relevan dengan kebutuhan aparatur desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kapasitas aparatur desa dan diharapkan dapat mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih profesional, responsif, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kepuasan masyarakat.
PENGARUH CONTENT MARKETING DAN BRAND AWARENESS TERHADAP PROMOSI PEMASARAN DENGAN CUSTOMER ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI UMKM FLAMBOYAN Rini Angriani Idrus; Riyanti Maruf; Darman
Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis (JIMB)
Publisher : LP2M Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47918/kbzz9n07

Abstract

Perkembangan pemasaran digital telah mendorong pelaku UMKM untuk mengadopsi strategi yang lebih adaptif dalam meningkatkan efektivitas promosi sekaligus memperkuat keterlibatan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Content Marketing dan Brand Awareness terhadap Promosi Pemasaran dengan Customer Engagement sebagai variabel mediasi pada UMKM Flamboyan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada konsumen UMKM Flamboyan yang telah memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Awareness memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Engagement (T-statistics = 3,721; p-value = 0,000). Content Marketing juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Engagement (T-statistics = 3,336; p-value = 0,001). Namun, Brand Awareness tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap Promosi Pemasaran (T-statistics = 1,838; p-value = 0,066), demikian pula Content Marketing (T-statistics = 1,240; p-value = 0,215) dan Customer Engagement (T-statistics = 1,796; p-value = 0,073) yang juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap Promosi Pemasaran. Selain itu, Customer Engagement tidak terbukti memediasi hubungan antara Brand Awareness maupun Content Marketing terhadap Promosi Pemasaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kesadaran merek dan kualitas konten mampu memperkuat keterlibatan pelanggan, namun belum cukup untuk meningkatkan efektivitas promosi secara langsung. Penelitian ini memperkaya kajian pemasaran digital pada konteks UMKM serta memberikan implikasi strategis bagi pelaku usaha dalam merancang pendekatan pemasaran yang lebih terarah pada penguatan engagement pelanggan.