Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digital Transformation in Human Resource Management: Integrating Artificial Intelligence, Talent Development, and Organizational Sustainability in the Digital Age Basri Modding; Azis Rachman; Titin Dunggio
West Science Social and Humanities Studies Vol. 4 No. 05 (2026): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v4i05.2882

Abstract

Digital transformation in human resource management has become an important strategy for organizations to improve work effectiveness, competitiveness, and organizational sustainability in the digital era. This study aims to analyze the influence of Artificial Intelligence Integration, Talent Development, and Organizational Sustainability on the Digital Transformation of Human Resource Management. The study uses a quantitative approach with a survey method. The study population is employees and management staff in several organizations and companies in Gorontalo Province that have implemented digital systems in HR management. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 120 respondents. Data collection was carried out by distributing questionnaires using a Likert scale of 1–5. The data analysis technique used multiple linear regression analysis with the help of SPSS software. The results of the study indicate that Artificial Intelligence Integration, Talent Development, and Organizational Sustainability have a positive and significant effect on the Digital Transformation of Human Resource Management. The Artificial Intelligence Integration variable is the most dominant variable in influencing the digital transformation of HR. Furthermore, the coefficient of determination showed an R² value of 70.9%, indicating that the three independent variables were able to explain 70.9% of the influence on Digital Transformation of HR Management, while the remainder was influenced by other variables outside the study. This study implies that the success of an organization's digital transformation depends not only on technology, but also on the development of digital talent competencies and the organization's ability to build a sustainable and adaptive work system to technological change.
Pendampingan Penyusunan Strategi Pelayanan Desa Melalui Komunikasi Efektif Untuk Meningkatkan Kepuasan Masyarakat Rini Angriani Idrus; Basri Modding; Taufiq Pradana Tompe; Alisa Magfira Martam; Cindra Kartika Paulu; Erika Rahim Dama
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 06 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i06.3577

Abstract

Pelayanan publik di tingkat desa memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta membangun kepercayaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Namun, kualitas pelayanan yang diberikan sering kali menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kemampuan komunikasi aparatur dalam menyampaikan informasi, merespons kebutuhan masyarakat, dan membangun hubungan pelayanan yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam menyusun strategi pelayanan melalui penerapan komunikasi efektif guna meningkatkan kepuasan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango pada tanggal 13 Mei 2026 dengan sasaran aparatur desa dan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, simulasi pelayanan, dan sesi tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup strategi pelayanan desa, komunikasi efektif dalam pelayanan publik, etika pelayanan, serta pelayanan prima yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi efektif sebagai dasar dalam penyusunan strategi pelayanan desa. Melalui simulasi pelayanan, peserta mampu memahami cara menyampaikan informasi secara lebih jelas, responsif, dan komunikatif dalam menghadapi berbagai kebutuhan masyarakat. Selain itu, sesi diskusi dan tanya jawab memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengidentifikasi berbagai kendala pelayanan yang selama ini dihadapi serta merumuskan alternatif solusi yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja. Antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan relevan dengan kebutuhan aparatur desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kapasitas aparatur desa dan diharapkan dapat mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih profesional, responsif, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kepuasan masyarakat.