Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literasi Digital Berbasis Kontekstual Papua: Strategi Pemberdayaan Siswa SMA di Era Post-Truth Mustakim Mustakim; Retno Angraeni; M Nur Wahyudin S; Brayon Virgil Lekitoo; Larasati Zuhro Nur Faizah Surya Putri; Arnawan Arif
Haumeni Journal of Education Vol 6 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v6i1.28604

Abstract

Masyarakat menghadapi era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat masif. Meskipun hal ini berdampak positif dengan memberikan kemudahan, hal ini juga menjadi tantangan era post-truth berupa maraknya disinformasi dan hoaks di media sosial. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian tim pengabdi terhadap fenomena tersebut, tujuannya untuk meningkatkan kemampuan literasi digital siswa SMAN 7 Jayapura. Metode yang digunakan adalah sosialisasi berbasis ceramah interaktif dengan pendekatan kontekstual dan storytelling, kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu: tahap persiapan yang terdiri dari koordinasi, identifikasi kebutuhan, dan wawancara. Tahap pelaksanaan merupakan implementasi pemaparan materi literasi digital, identifikasi hoaks, verifikasi informasi, dan etika digital. Tahap evaluasi terdiri atas diskusi dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta belum memiliki pemahaman mendalam mengenai literasi digital secara sistematis. Diskusi mengungkap bahwa peserta masih memiliki kesadaran rendah terhadap keamanan akun serta kecenderungan untuk menerima informasi berdasarkan kedekatan relasional tanpa melakukan penelusuran terhadap sumber berita. Refleksi akhir mendorong terbentuknya kesadaran diri untuk menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dalam ekosistem digital.Kata Kunci: Literasi digital, Post-truth, Hoaks, Pemberdayaan siswa
SIPPABIO VS SPITCEROW: STUDI LITERATUR DUA MODEL PEMETAAN KONFLIK Retno Angraeni S; M. Nurwahyudin S; Arnawan Arief; Mustakim Mustakim
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 6 (2026): 2026 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i6.963

Abstract

Conflict Mapping is a critically important analytical instrument in the study of peace and conflict resolution. This paper aims to provide an overview of two conflict mapping models, namely SIPABIO DAN SPITCEROW. Drawing on a literature review of relevant scholarly articles, this paper elaborates on the concepts, characteristics, and comparison of the two conflict mapping models. The findings indicate that SIPPABIO possesses elements that excel in unraveling the initial picture of a conflict, with the model emphasizing the psychological and relational dimensions of conflict. Meanwhile, SPITCEROW contains elements that help reconstruct the dynamics and escalation of conflict. These two mapping models are complementary and can be used for a more comprehensive conflict analysis. Through this paper, the author recommends that the selection of a model should depend on the research objectives, the characteristics of the conflict, and other contextual factors surrounding the conflict under study.