Lanny Wijayaningsih
Pendidikan Guru PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Food Parenting pada Orang Tua Melalui Pendekatan Peer Education dan Kreasi Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Eunike Milasari Listyaningrum; Ajeng Ayu Widiastuti; Kriswandani Kriswandani; Lanny Wijayaningsih; Endang Indarini; Trivena Dyah Wijayaningsih
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1224

Abstract

Pemenuhan gizi yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) memegang peranan vital dalam tumbuh kembang anak, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus (Autisme dan ADHD) yang memerlukan perhatian khusus terkait diet eliminasi (bebas gluten dan kasein). Namun, seringkali terjadi kesenjangan antara pengetahuan teoritis orang tua dengan praktik penyajian makanan sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua serta pendidik dalam mengimplementasikan gizi seimbang berbasis pangan lokal. Kegiatan dilaksanakan bekerjasama antara tim penelitia FKIP UKSW dengan Kristha Pertiwi Homeschooling, Bawen, menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan berbasis kebutuhan. Rangkaian kegiatan meliputi analisis kebutuhan, penyuluhan melalui webinar, dan lomba kreasi makanan B2SA. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dari 70 peserta webinar dan 12 peserta lomba. Evaluasi kuesioner menunjukkan efektivitas program yang signifikan, dimana lebih dari 80% peserta menyatakan memiliki pemahaman, relevansi, dan motivasi yang tinggi ("Baik" dan "Sangat Baik") untuk menerapkan materi yang diperoleh. Selain itu, kegiatan lomba terbukti menjadi sarana peer education yang efektif untuk berbagi praktik baik antar orang tua, siswa, dan mahasiswa. Disimpulkan bahwa pendekatan edukasi partisipatif ini mampu menjembatani teori dan praktik, serta membangun komitmen orang tua dalam mengubah kebiasaan makan anak menjadi lebih sehat dan berkelanjutan.