Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Rasio Ketergantungan dan Pengangguran terhadap Pertumbuhan Ekonomi Regional di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2011-2025 : Penelitian Titian Dhea Fresensia Purba; Renaldi Enriko Sigalingging; Ledi Marina Purba; Flowrensari Haggata Br Ginting; Kevin Daniel Sirait; Sri Ronsi Alfiat Laia; Muhammad Yusuf Harap
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7184

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rasio ketergantungan dan tingkat pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara periode 2011–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda berbasis data deret waktu dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara. Variabel dependen adalah pertumbuhan ekonomi yang diukur melalui PDRB harga konstan, sedangkan variabel independennya meliputi rasio ketergantungan dan tingkat pengangguran. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji asumsi klasik yang mencakup normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio ketergantungan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan pengangguran berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9977 menunjukkan bahwa 99,77% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan struktur demografi dan peningkatan kualitas tenaga kerja untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.
Pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja dan Rata-Rata Lama Sekolah terhadap Ketimpangan Pendapatan di Sumatera Utara Ananda Sakinah; Aqilah Apritia Parawanza; Flowrensari Haggata Br Ginting; Jenaya Febina; Muhammad Alhasymi Matondang; Nela Permata Sari Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10137

Abstract

Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu permasalahan pembangunan ekonomi yang masih menjadi perhatian utama di Provinsi Sumatera Utara. Tingkat ketimpangan pendapatan yang diukur menggunakan Gini Ratio dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial dan ekonomi, di antaranya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS). TPAK mencerminkan keterlibatan penduduk usia kerja dalam aktivitas ekonomi, sedangkan RLS menggambarkan kualitas modal manusia yang berperan dalam meningkatkan produktivitas dan kesempatan memperoleh pendapatan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh TPAK dan RLS terhadap ketimpangan pendapatan di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2012–2025, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara dan Badan Pusat Statistik Indonesia dengan jumlah observasi sebanyak 14 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial TPAK tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dengan nilai probabilitas sebesar 0,5137 (> 0,05). Kondisi ini mengindikasikan bahwa peningkatan partisipasi angkatan kerja belum tentu diikuti oleh distribusi pendapatan yang lebih merata. Sementara itu, RLS berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0004 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa peningkatan tingkat pendidikan masyarakat mampu menurunkan ketimpangan pendapatan. Secara simultan, TPAK dan RLS berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000669 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,735291 menunjukkan bahwa 73,53% variasi ketimpangan pendapatan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.