Latar Belakang: Tersedak merupakan keadaan darurat yang sering terjadi pada anak-anak dan dapat menyebabkan kematian bila tidak segera ditangani secara tepat. Namun, masih banyak orang tua yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam menangani situasi tersebut. Penggunaan media edukasi yang menarik dan mudah dipahami, seperti video audio visual, sangat penting dalam meningkatkan kesiapan orang tua dalam menghadapi kondisi gawat darurat seperti tersedak. Tujuan Penelitian: Untuk mengevaluasi efektivitas media video edukasi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua mengenai pertolongan pertama pada anak yang mengalami tersedak. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian dilakukan pada bulan April 2025 di wilayah kerja Puskesmas Mangasa, Kota Makassar dengan jumlah responden sebanyak 30 orang tua yang memiliki anak usia 1–5 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi sebelum dan sesudah intervensi berupa pemutaran video edukasi tentang teknik pertolongan seperti back blow dan Heimlich maneuver. Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan keterampilan orang tua setelah intervensi. Sebelum intervensi, 56,7% berada pada kategori kurang, meningkat menjadi 90% dalam kategori baik setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi (p = 0,000). Kesimpulan: Video audio visual terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam memberikan pertolongan pertama pada anak tersedak, serta dapat dijadikan media edukasi dalam promosi kesehatan.