Rauf Harmiady
Poltekkes Kemenkes Makassar Jurusan Keperawatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS VIDEO AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ORANG TUA TERHADAP PERTOLONGAN PERTAMA PADA ANAK TERSEDAK DI WILAYAH PUSKESMAS MANGASA: The Effectiveness Of Audio-Visual Videos In Improving Parental Knowledge And Skills Regarding First Aid For Choking Children In The Mangasa Public Health Center Area Rauf Harmiady; Heriansyah; Sukma Saini; Dyah Ekowatiningsih; Naharia Laubo; Anastasia Dwi Sasmita
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17 No 01 (2026): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v17i01.2298

Abstract

Latar Belakang: Tersedak merupakan keadaan darurat yang sering terjadi pada anak-anak dan dapat menyebabkan kematian bila tidak segera ditangani secara tepat. Namun, masih banyak orang tua yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam menangani situasi tersebut. Penggunaan media edukasi yang menarik dan mudah dipahami, seperti video audio visual, sangat penting dalam meningkatkan kesiapan orang tua dalam menghadapi kondisi gawat darurat seperti tersedak. Tujuan Penelitian: Untuk mengevaluasi efektivitas media video edukasi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua mengenai pertolongan pertama pada anak yang mengalami tersedak. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian dilakukan pada bulan April 2025 di wilayah kerja Puskesmas Mangasa, Kota Makassar dengan jumlah responden sebanyak 30 orang tua yang memiliki anak usia 1–5 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi sebelum dan sesudah intervensi berupa pemutaran video edukasi tentang teknik pertolongan seperti back blow dan Heimlich maneuver. Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan keterampilan orang tua setelah intervensi. Sebelum intervensi, 56,7% berada pada kategori kurang, meningkat menjadi 90% dalam kategori baik setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi (p = 0,000). Kesimpulan: Video audio visual terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam memberikan pertolongan pertama pada anak tersedak, serta dapat dijadikan media edukasi dalam promosi kesehatan.
IMPLEMENTASI SENAM TERA PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI – KASSI: Implementation Of Tera Exercises To Reduce Blood Pressure In Hypertensive Elderly In Kassi – Kassi Community Health Center Working Area Rauf Harmiady; Baharuddin; Ambo Dalle; Tegar Dwiyan Syah
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit hipertensi yang bisa terjadi komplikasi pada lansia yang memiliki riwayat hipertensi, kondisi ini berdampak pada sekitar 25% lansia dan berperan dalam serangan jantung, stroke, bahkan kematian pada dirinya. Hipertensi pada lansia dapat diobati dengan berbagai metode, baik berupa famakologis maupun non farmakologis salah satunya adalah terapi senam tera. Tujuan penelitan diketahuinya implementasi senam tera terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kassi – Kassi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif menggunakan desain penelitian studi kasus bersifat studi kasus observasi. Informan pada studi kasus ini adalah 2 lansia yang teridentifikasi hipertensi. Senam ini dilakukan selama 4 kali pertemuan selama 4 hari berturut- turut dengan 2 responden, setiap responden 2 kali pertemuan dengan durasi waktu senam 5 – 8 menit. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa deskritif dasar. Hasil implementasi setelah dilakukan senam tera pada kedua responden menujukkan bahwa adanya penurunan tekanan darah setelah dilakukannya senam, maka dapat disimpulkan bahwa senam tera efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Diharapkan bagi lansia yang mengalami hipertensi dapat menggunakan terapi non farmakologi seperti melakukan senam tera secara rutin untuk hasil yang maksimal. Kata Kunci : Hipertensi, Lansia, Senam Tera