Nurul Mustajabah
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru Dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis AI Untuk Meningkatkan Literasi Dan Numerasi Pada Siswa Sekolah Dasar: Studi Literatur Review Sefi Nur Maulida; Mifta Muti Dwiyanti; Nurul Mustajabah; Hermawan Wahyu Setiadi
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi merupakan kompetensi fundamental yang perlu dikembangkan sejak tingkat sekolah dasar, karena berfungsi sebagai fondasi untuk memahami berbagai materi pembelajaran dan memecahkan masalah sehari-hari. Namun, hasil dari berbagai survei menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa Indonesia masih rendah. Salah satu pendekatan untuk mengatasi masalah ini adalah penggunaan media pembelajaran berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Metode Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR) digunakan, dengan meneliti berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan referensi terkait yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2026. Temuan menunjukkan bahwa strategi guru untuk meningkatkan literasi melalui media berbasis AI meliputi menganalisis kebutuhan siswa, menggunakan AI untuk mengembangkan materi pembelajaran, menggunakan AI untuk merangsang analisis membaca, memberikan umpan balik, dan menerapkan pembelajaran campuran (blended learning). Sementara itu, strategi untuk meningkatkan numerasi meliputi asesmen diagnostik, memilih media berbasis AI yang tepat, pembelajaran adaptif, pembelajaran kontekstual, memberikan latihan berkelanjutan, memanfaatkan analisis data pembelajaran, dan melakukan evaluasi berkala. Selain itu, media pembelajaran berbasis AI yang efektif meliputi video pembelajaran yang dihasilkan AI, platform pembelajaran adaptif, buku cerita digital interaktif, dan permainan edukatif berbasis AI. Dengan strategi yang tepat, penggunaan media pembelajaran berbasis AI dapat mendukung peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar dengan cara yang lebih efektif, interaktif, dan selaras dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Pembelajaran Melalui Pengalaman di Sekolah Alam: Studi Kasus Pengaruh penerapan Experiential Learning berbasis Pendidikan Inklusi Terhadap Sikap dan Keterampilan Siswa Jogja Green School Tazkya Qushoyi Nabila; Adinda Natasya AMP; Rizca Nur Alinna; Aulia Restu Rinasti; Andria Widyastuti; Karina Mayland Elga; Nurul Mustajabah; Taufik Muhtarom
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) Implementasi Model Pembelajaran Experiental Learning berbasis Pendidikan Inklusi di Jogja Green School 2) Pengaruh Penerapan model pembelajaran Experiental Learning terhadap pembentukan sikap siswa 3) Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Experiental Learning terhadap pembentukan Keterampilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di Jogja Green School, Yogyakarta, pada tanggal 28 Oktober 2025. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diperkuat dengan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam pengalaman belajar langsung, seperti kegiatan berkebun dan merawat hewan, dapat meningkatkan motivasi, pemahaman konseptual, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, model pembelajaran berbasis alam di Jogja Green School terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan, yang tercermin dalam perilaku rutin seperti menjaga kebersihan area sekolah dan mengelola sampah organik. Kegiatan-kegiatan tersebut juga memperkuat keterampilan ekologis, kemandirian, dan tanggung jawab sosial, termasuk bagi siswa berkebutuhan khusus yang dapat berpartisipasi sesuai kapasitasnya. Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis pengalaman inklusif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan sikap dan keterampilan lingkungan siswa serta mendukung terciptanya budaya sekolah yang ramah, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan.