Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KOMPETENSI EKOLITERASI PADA SISWA SD: KAJIAN KOMPETENSI PEDULI LINGKUNGAN DI SIJUK KABUPATEN BELITUNG Lisdha Yulia Anggraini; Henry Aditiya Rigianti; Hermawan Wahyu Setiadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3091

Abstract

Beberapa kajian di bidang ekosistem menemukan bahwa kompetensi ekoliterasi berperan penting sebagai penentu terhadap kelestarian lingkungan alam. Meskipun banyak penelitian tentang isu lingkungan di berbagai negara dan khususnya di Indonesia, namun hanya beberapa penelitian yang dilakukan pada kompetensi ekoliterasi, apalagi pada siswa sekolah dasar. Implikasinya adalah pada kualitas sumber daya manusia yang memiliki kesadaran lingkungan rendah dapat menimbulkan banyak masalah terkait kerusakan lingkungan dan bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potret dan pengaruh kompetensi ekoliterasi siswa sekolah dasar terhadap kelestarian alam serta menyelidiki faktor pendukung dan penghambat implementasi konsep ekoliterasi di Indonesia. Berdasarkan hasil kuesioner dengan 168 responden di lima desa di Kecamatan Sijuk yaitu Sijuk, Air Selumar, Pelepak Putih, Tanjung Tinggi, dan Kampung Baru penelitian ini menemukan adanya pengaruh positif dan signifikan kompetensi ekoliterasi terhadap kelestarian lingkungan pada siswa Sekolah Dasar di Indonesia tahun 2022/2023 (Fhitung = 14,025 > Ftabel = 3,906 ; p = 0,000), maka penelitian ini menunjukkan bahwa program sekolah Adiwiyata dan sekolah alam serta kearifan lokal merupakan faktor pendukung implementasi konsep ekoliterasi pada siswa. Kesimpulannya, kompetensi siswa ekoliterasi perlu dikembangkan khususnya pada pendidikan formal dengan mengintegrasikan program pemerintah seperti sekolah alam dan sekolah Adiwiyata serta didukung oleh kearifan lokal lokal dengan harapan siswa mampu memiliki rasa kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPAS KELAS IV DI SD N MANGGIS Dwi yuliana; Hermawan Wahyu Setiadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.3245

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan di SD N Manggis, ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya prestasi belajar siswa adalah tidak adanya timbal balik antara guru dan siswa ketika pembelajaran berlangsung. Disisi lain, siswa merasa bosan karena guru jarang menggunakan media pembelajaran. Menggunaan media yang kurang tepat juga dapat mempengaruhi daya tangkap siswa terhadap materi yang dipelajari terjadi karena guru kurang menyesuaikan materi pembelajaran dengan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan dan efektifitas prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di SD N Manggis ketika menggunakan media pembelajaran canva dengan media gambar. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif eksperimen dengan desain quasi eksperimen. Sempel penelitian yaitu siswa kelas IVA sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran menggunakan media gambar dan IVB sebagai kelas eksperimen dengan pembelajaran menggunakan media canva. Teknik pengelolaan data menggunakan uji validitas, reabilitas, uji normalitas dan uji homogenitas. Metode statistic parametric yang digunakan adalah independent sample t test. Hasil Uji normalitas menunjukkan data bedistribusi yang sama dan varian. Hasil penelitian diperoleh bahwa kelas eksperimen memiliki rata – rata nilai posttest 70,33 serta kelas kontrol 58,33. Berdasarkan perhitungan akhir yang diperoleh dari uji Independent Sample t Test bahwa nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,683 > 0,05 maka ada perbedaan yang signifikan rata-rata nilai posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti memberikan kesimpulan bahwa prestasi belajar siswa kelas IV di SD N Manggis menjadi lebih baik dan efektif setelah menggunakan menggunakan media pembelajaran canva.
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN BAHAN AJAR E-MODUL DALAM PROSES PEMBELAJARAN Dedeh Descindang Irnissa; Anggita Lestari; Aa Rahmawati; Hermawan Wahyu Setiadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9099

Abstract

The development of digital technology has driven significant changes in the learning process, one of which is through the use of e-modules as alternative, more interactive and flexible teaching materials. This study aims to examine the development, characteristics, and utilization of e-modules in improving the quality of learning. The method used was a literature study by collecting and analyzing various relevant journals, books, and scientific publications. The results of the study indicate that e-modules have self-instructional, self-contained, stand-alone, adaptive, and user-friendly characteristics, thus supporting independent learning and facilitating students to achieve learning objectives optimally. E-modules have been proven to have a positive impact in terms of increased motivation, learning independence, effective learning outcomes, and ease of access. However, several challenges were also identified, such as limited access to devices, low student digital literacy, high demands for learning discipline, and the need for teacher competency in digital media development. Overall, the use of e-modules has great potential to support learning in the Independent Curriculum, especially in efforts to increase creativity, digital literacy, and student independence.
Penerapan Model Paradigma Pedagogy Reflektif pada Pembelajaran PKN untuk Meningkatkan Sikap Disiplin Siswa Sekolah Dasar Aldo Aldo; Hermawan Wahyu Setiadi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8050

Abstract

Urgensi penerapan Model Paradigma Pedagogi Reflektif dalam pembelajaran PKN terletak pada kemampuannya menumbuhkan kesadaran kritis dan internalisasi nilai, sehingga secara efektif meningkatkan sikap disiplin siswa secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis penerapan model reflective pedagogy dalam meningkatkan sikap kedisiplinan siswa kelas V SD Muhammadiyah Ambarbinangun, Kabupaten Bantul. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya sikap kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, terutama terkait kepatuhan terhadap aturan kelas, tanggung jawab belajar, dan ketepatan waktu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang berlangsung secara spiral dan berkesinambungan. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa kelas V dan dilaksanakan pada bulan Oktober–November 2025. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan instrumen lembar observasi serta angket sikap kedisiplinan dengan instrumen kuesioner tertutup berbentuk skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan persentase. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan sikap kedisiplinan siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 146,22 pada siklus I menjadi 152,45 pada siklus II. Persentase ketuntasan kedisiplinan juga meningkat dari 86,36% menjadi 100%. Temuan ini menunjukkan bahwa model reflective pedagogy efektif dalam meningkatkan sikap kedisiplinan siswa.
Analisis LKPD Berbasis Proyek Terhadap Peningkatkan Kemamdirian dan Keaktifan Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Pelita Jaya Niken Nurrohmawati; Meilinda Rismawati; Nisrinda Nasywa Tsuraya; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6358

Abstract

This study analyzes project-based Student Worksheets (LKPD) in improving student independence and active learning at Pelita Jaya Elementary School. Problems found in the field indicate that the learning process is still dominated by lecture methods, resulting in relatively low student independence and engagement in learning. Therefore, this study aims to determine how project-based LKPD can improve students' ability to learn independently and participate actively during learning. This study uses a qualitative descriptive approach through observation of the learning process and analysis of student learning outcomes in the cognitive, affective, and psychomotor domains. The results show that project-based LKPD is effective in encouraging students to build understanding through direct project activities, stimulate creativity, strengthen critical thinking skills, and increase responsibility in completing tasks. In addition, students show higher motivation, independence in managing the learning process, and increased activeness in playing, solving problems, and completing projects. Overall, project-based LKPD makes a significant contribution to improving student independence and active learning in elementary school students.
Analisis Implementasi Media Pembelajaran Digital Berbasis Canva untuk Meningkatkan Pemahaman Materi di Sekolah Dasar Atika Ayuni Febiana; Mutia Irma Fatmawati; Vindika Rahayu Wilujeng; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mediapembelajaran digital berbasis Canva dalam meningkatkan pemahaman materi pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang berlandaskan pada kajian kependidikan, khususnya terkait pemanfaatan media pembelajaran digital di sekolah dasar. Sumber data diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan dengan penggunaan Canva dalam pembelajaran. Pemilihan pendekatan kualitatif didasarkan pada pertimbangan bahwa metode ini memungkinkan peneliti menganalisis fenomena secara mendalam, komprehensif, dan mampu menggali informasi secara mendalam mengenai efektivitas Canva dalam membantu siswa memahami materi. Penggunaan Canva sebagai media pembelajaran digital di sekolah dasar memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Media Canva membantu siswa dalam memahami materi abstrak melalui visualisasi menarik dan interaktif, sesuai dengan perkembangan kognitif anak. Canva juga meningkatkan motivasi belajar siswa dengan mendorong kreativitas dan ekspresi ide serta memperkuat keterlibatan aktif dalam proses belajar. Meski ada kendala seperti perangkat, kesiapan guru, dan akses internet, Canva tetap berkontribusi signifikan dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan relevan untuk mendukung pembelajaran abad ke-21.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR DI SEKOLAH DASAR Sofi Chairun Nisa; Rissa Nadia Putri; Popy Aprilia; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6573

Abstract

This study aims to explore and develop a conceptual framework for an effective Indonesian language learning module for elementary school students by reviewing and analyzing various relevant sources from 2015 to 2025. The research focuses on several key aspects, including effectiveness, independent learning ability, student participation level, and the relevance of learning materials to real-life contexts. The analysis results indicate that Indonesian language learning at the elementary level still faces several challenges, such as low reading interest, lack of contextually appropriate learning materials, and the dominance of conventional teaching methods. The use of learning modules designed based on the principles of constructivism, contextual learning, and differentiation has been shown to improve students’ learning effectiveness. A well designed module should include clear learning objectives, interactive activities, step by step learning guidance, and assessments aligned with curriculum standards. Moreover, the development of technology based digital modules is considered an innovative alternative that can enhance students motivation and learning outcomes. This study highlights the teachers role as a creative learning designer in developing modules that align with students characteristics and the needs of the Merdeka Curriculum. Therefore, the development of Indonesian language learning modules based on this literature study can serve as a conceptual foundation for teachers and researchers in designing more meaningful, independent, and technology adaptive learning experience. 
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN ECOLITERACY DAN ADAPTASI (ELA) DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD NEGERI 1 PADOKAN Nita Dwi Rahayu April; Hermawan Wahyu Setiadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12296

Abstract

This study aims to determine the differences and the effect of the use of the Ecoliteracy and Adaptation (ELA) learning model on the science learning discipline of fifth-grade students at SD Negeri 1 Padokan. The background of this study is the low level of students’ learning discipline, which is indicated by the lack of focus, responsibility, and active participation in science learning. This research employed a quasi-experimental method with a non-equivalent pretest–posttest control group design. The population consisted of 46 fifth-grade students who were divided into two classes, namely the experimental class using the ELA learning model and the control class using direct instruction. The data collection techniques included observation, interviews, and a learning discipline questionnaire administered before and after the treatment. The data were analyzed using statistical tests to determine the differences and the effect of the ELA model on students’ learning discipline. The results showed that the average pretest score of the experimental class was 39.00 and increased to 45.52 in the posttest, while the control class had an average pretest score of 35.35 which increased to 38.91 in the posttest. The result of the Independent Sample t-test showed that the value of Sig. (2-tailed) was 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between the experimental class and the control class. Therefore, it can be concluded that the Ecoliteracy and Adaptation (ELA) learning model is effective and has a positive effect in improving the science learning discipline of fifth-grade students at SD Negeri 1 Padokan. Keywords: Ecoliteracy and Adaptation (ELA), Learning Discipline, IPAS, Elementary School