Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Program Zakat Produktif Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Pelaku Usaha Mikro Penerima Zakat di Kabupaten Mandailing Natal Akmalina Syahiroh; Sarmiana Batubara
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/t15dvm16

Abstract

Peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, masih menjadi tantangan di tengah keterbatasan modal dan rendahnya akses terhadap sumber pembiayaan. Dalam konteks tersebut, zakat produktif hadir sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi program zakat produktif terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku usaha mikro penerima zakat di Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program zakat produktif memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku usaha mikro melalui penambahan modal usaha, peningkatan kapasitas produksi, dan meningkatnya pendapatan penerima manfaat. Selain itu, program zakat produktif juga berperan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik melalui penguatan kemampuan usaha, peningkatan keterampilan pengelolaan usaha, serta berkurangnya ketergantungan terhadap bantuan konsumtif. Dengan demikian, program zakat produktif dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan.
Efektivitas Manajemen Lembaga Zakat dalam Pendayagunaan Zakat Produktif untuk Peningkatan Kesejahteraan Mustahik Siti Mutiah; Akmalina Syahiroh; Sarmiana Batubara
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10381

Abstract

Zakat merupakan instrumen keuangan sosial Islam yang memiliki peran strategis dalam mendukung pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam perkembangannya, pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada pendistribusian yang bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pendayagunaan zakat produktif yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Artikel ini bertujuan menganalisis efektivitas manajemen lembaga zakat dalam pendayagunaan zakat produktif serta kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) yang memanfaatkan berbagai sumber literatur berupa artikel ilmiah, buku, laporan penelitian, dan dokumen yang relevan dengan tema kajian. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas manajemen lembaga zakat sangat menentukan keberhasilan program zakat produktif. Pengelolaan yang didukung oleh perencanaan yang matang, transparansi, akuntabilitas, serta pendampingan yang berkelanjutan mampu meningkatkan keberhasilan program pemberdayaan ekonomi mustahik. Zakat produktif terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan, pengembangan usaha mikro, serta penguatan kemandirian ekonomi penerima manfaat. Namun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi keuangan mustahik, keterbatasan pendampingan, dan belum optimalnya tata kelola pada sebagian lembaga zakat. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kelembagaan, pemanfaatan teknologi digital, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan diperlukan untuk mengoptimalkan peran zakat produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.