Suliati P. Amir
Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres Menghadapi Ujian SOOCA (Student Objective Oral Case Analysis) Dengan Nilai Ujian SOOCA Blok Uronefrologi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2022 Andi Marwah Inayah Jusma; Indah Lestari Daeng Kanang; Dwi Pratiwi; Suliati P. Amir; Windy Nurul Aisyah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 6 (2026): Volume 13 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i6.23773

Abstract

Stres merupakan salah satu masalah yang sering dialami mahasiswa kedokteran akibat tingginya tuntutan akademik dan berbagai bentuk evaluasi pembelajaran, termasuk ujian Student Objective Oral Case Analysis (SOOCA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres, gambaran nilai ujian SOOCA blok uronefrologi, serta hubungan antara tingkat stres dan nilai ujian SOOCA pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Tingkat stres diukur menggunakan instrumen Depression Anxiety Stress Scale-42 (DASS-42), sedangkan data nilai ujian SOOCA diperoleh dari dokumentasi akademik. Sebanyak 197 mahasiswa memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori stres normal (41,6%), diikuti stres sedang (25,9%), stres ringan (19,8%), stres berat (11,2%), dan stres sangat berat (1,5%). Nilai ujian SOOCA didominasi kategori baik (30,5%) dan sangat baik (28,4%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan nilai ujian SOOCA blok uronefrologi (p = 0,440). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat stres tidak berhubungan secara signifikan dengan nilai ujian SOOCA blok uronefrologi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2022. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor lain di luar stres, seperti kesiapan belajar, strategi belajar, manajemen waktu, dan kemampuan akademik, kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap performa ujian mahasiswa. Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan strategi pembelajaran dan pendampingan akademik di pendidikan kedokteran.
EFEKTIVITAS PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN BERBASIS TEKNOLOGI DI RUMAH SAKIT IBNU SINA YW-UMI DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH Syafirah Abu Bakar Yamani; Suliati P. Amir; Iin Widya Ningsih; Nasrudin Andi Mappaware; Rezky Putri Indrawati; Syamsiah Muhsin Al-Qanus
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 01 (2026): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v8i01.383

Abstract

ABSTRAK Studi ini bertujuan menelaah keberhasilan penerapan sistem registrasi atau pendftaran pasien rawat jalan di Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI. Fokus utama adalah menganalisis kinerja mesin antrian dan pendaftaran daring (online) melalui Mobile JKN, kemudian mengaitkannya dengan prinsip maslahah 'ammah (kesejahteraan sosial) dalam ajaran Islam. Sistem pendaftaran konvensional, yang kerap memicu antrian panjang, waktu tunggu di atas batas standar (lebih dari 60 menit), dan penurunan tingkat kepuasan pasien, menjadi pendorong utama dilakukannya inovasi digital ini. Penerapan teknologi, seperti mesin antrian yang memerlukan verifikasi sidik jari dan pendaftaran daring, merupakan langkah strategis untuk mengatrol efisiensi operasional dan mempererat loyalitas pengguna layanan. Tujuan inti riset ini mencakup tiga hal: (1) Mengukur seberapa efektif kedua metode pendaftaran tersebut dalam praktiknya, (2) Mendeteksi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat kelancaran implementasinya, dan (3) Menjelaskan bagaimana sistem tersebut selaras dengan konsep maslahah 'ammah. Secara khusus, penelitian ini juga mengintegrasikan perspektif kode bioetika, yaitu memastikan bahwa sistem baru ini memenuhi prinsip keadilan (justice) dalam akses layanan dan prinsip non-malefisien (tidak merugikan) dengan menghindari dampak negatif (kemudaratan) baru—terutama bagi kelompok seperti lansia atau yang gagap teknologi—serta berlandaskan kriteria syariah untuk kepentingan umum. Luaran yang diharapkan dari penelitian ini meliputi: (1) Wawasan mendalam mengenai kontribusi sistem terhadap pemangkasan durasi tunggu, peningkatan efisiensi administratif, dan kenaikan indeks kepuasan pasien; (2) Data empiris perihal kelebihan dan tantangan teknologi registrasi; serta (3) Bukti yang menjelaskan bahwa sistem ini berkontribusi pada maslahah 'ammahdengan mengurangi harms dan mewujudkan pelayanan yang lebih cepat, adil, dan mudah. Penelitian ini diharapkan dapat menyajikan rekomendasi strategis bagi manajemen Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI guna mengoptimalkan sistem pelayanan agar adil, efisien, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan etika pelayanan kesehatan. ABSTRACT This study aims to investigate the success of the outpatient registration system implementation at Ibnu Sina YW-UMI Hospital. The main focus is on analyzing the performance of both queuing machines and online registration via Mobile JKN, subsequently connecting the findings to the principle of maslahah 'ammah (public welfare) within Islamic teachings. The conventional registration method, which frequently caused extensive queues, waiting times exceeding standard limits (over 60 minutes), and a decline in patient satisfaction, served as the primary catalyst for this digital innovation. The adoption of technology, such as fingerprint-verified queuing machines and online registration, is a strategic move to boost operational efficiency and solidify user loyalty. The core objectives of this research encompass three areas: (1) Quantifying the practical effectiveness of these two registration methods, (2) Identifying the factors that facilitate or impede their smooth operation, and (3) Explaining how the system aligns with the maslahah 'ammah concept. Specifically, the research integrates the perspective of bioethical codes, ensuring that the new system adheres to the principles of justice in service access and non-maleficence (do no harm) by preventing new adverse effects (kemudaratan)—especially for vulnerable groups like the elderly or those with low tech literacy—and is based on sharia criteria for the common good.The anticipated outcomes of this study include: (1) Comprehensive insight into the system's contribution to shortening waiting periods, enhancing administrative efficiency, and increasing patient satisfaction rates; (2) Empirical data regarding the strengths and difficulties of the registration technology; and (3) Evidence demonstrating that the system contributes to maslahah 'ammah by mitigating harms and realizing a faster, fairer, and more accessible service. This research is expected to present strategic recommendations to the management of Ibnu Sina YW-UMI Hospital to optimize the service system to be equitable, efficient, and consistent with Islamic values and healthcare ethics.