Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Literasi Keuangan Syariah dalam Mendorong Perilaku Konsumsi Islami Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Kurnia Dwi Lestari; Firman Setiawan
Journal of Management, Accounting, and Administration Vol. 2 No. 3: January - March 2026
Publisher : Institut Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jomaa.v2i3.184

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memahami peran literasi keuangan syariah dalam membentuk perilaku konsumsi Islami di kalangan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman literasi keuangan syariah menyebabkan perilaku konsumtif. Sebaliknya, mahasiswa yang memahami literasi keuangan syariah cenderung lebih bijak, sederhana, dan mempertimbangkan aspek halal-haram. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi literasi keuangan syariah dalam membentuk karakter keuangan mahasiswa yang bertanggung jawab secara moral dan spiritual melalui kurikulum pendidikan yang relevan.
Analisis Penerapan Fungsi Actuating dalam Manajemen Bisnis Syariah untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada UMKM V-fie Bakery Socah) Kurnia Dwi Lestari; Syindi Nur Jannah; Firgianita Septiyani; Ananda Abdi Dwi Pertiwi; Mohammad Iskandar Yusuf; Siti Zubaidah
Journal of Management, Accounting, and Administration Vol. 2 No. 4: April - June2026
Publisher : Institut Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jomaa.v2i4.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan fungsi actuating dalam manajemen bisnis syariah dengan tujuan dapat meningkatkan kinerja karyawan pada usaha bisnis V-fie Bakery di Socah, Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi actuating dijalankan melalui empat aspek utama, yaitu koordinasi, komunikasi, motivasi, dan pengarahan. Koordinasi dilakukan melalui pembagian tugas, yang dimana pembagian tugasnya meliputi pembagian dari 13 karyawan, 6 karyawan sebagai pegawai tetap yang tergabung dalam produksi pembuatan kue setiap harinya, 5 karyawan adalah pekerja yang di panggil saat di butuhkan, dan 2 karyawan lagi sebagai penjaga toko. Jadwal shift yang terstruktur karna adanya koordinasi yang jelas dari pemilik usaha v-fie bakery sehingga alur kerja dapat lebih efisien. Komunikasi diterapkan secara terbuka melalui tatap muka maupun evaluasi kelompok untuk menjaga keharmonisan kerja. Motivasi diberikan dengan sistem bonus, gaji fleksibel, serta kegiatan kebersamaan yang menumbuhkan loyalitas. Sementara itu, pengarahan dilakukan secara langsung oleh owner yang turun ke lapangan dan melatih karyawan baru secara bertahap. Dampaknya terlihat pada meningkatnya produktivitas, kedisiplinan, kepuasan, dan loyalitas karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan fungsi actuating yang selaras dengan prinsip manajemen Islami menjadi strategi penting bagi UMKM dalam memperkuat daya saing.
Comparative Comparative Analysis of Islamic Bank Health Levels Using the RBBR and SCnP Methods (2021-2025) Kurnia Dwi Lestari; Nasrulloh Nasrulloh; Arroyyan Ramly
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 5 No. 3 (2026): September
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v5i3.1085

Abstract

This study aims to analyze the financial soundness and Sharia conformity of Islamic commercial banks using the Risk-Based Bank Rating (RBBR) and Sharia Conformity and Profitability (SCnP) approaches. This research employs a quantitative descriptive method using secondary data derived from financial statements of Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mega Syariah (BMS), and Bank Muamalat Indonesia (BMI) during the 2021–2025 period. The results indicate that BSI demonstrates the most consistent and superior performance, achieving a very strong financial condition under the RBBR method and maintaining a balanced position in the SCnP model. Meanwhile, BMS shows fluctuating performance, and BMI exhibits high Sharia compliance but relatively low profitability. These findings imply that the integration of financial and Sharia-based performance indicators is essential to provide a more comprehensive and accurate evaluation of Islamic banking performance.