Muh. Ruslan Smith
Yayasan Mattirotasi Mitra Lestari, Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Akselerasi Kemandirian Petambak Tradisional Plus Melalui Diseminasi Tata Kelola Pakan Buatan Untuk Akuakultur Berkelanjutan Muh. Ikhsan Idrus; Heriansah Heriansah; Buana Basir; Muh. Ruslan Smith; Sarmila Febrianti
INNOVA-S: Journal of Innovation and Sustainable Services Volume 2, Issue 1, 2026
Publisher : LPPM-INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS DAN MARITIM BALIK DIWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/innova-s.v2i1.128

Abstract

Tingginya harga pakan komersial pabrikan menjadi faktor pembatas rendahnya produktivitas usaha akuakultur petambak tradisional. Kegiatan diseminasi ini bertujuan untuk mengakselerasi kemandirian petambak tradisional melalui transfer teknologi pakan mandiri berbasis sumber daya lokal serta penguatan tata kelola manajemen pemberian pakan. Metode pelaksanaan berbasis pendekatan andragogi yang mengombinasikan diseminasi teori interaktif dengan workshop pembuatan pakan skala rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 dengan melibatkan 31 pembudidaya tambak air payau lintas kabupaten di Sulawesi Selatan. Evaluasi pelaksanaan kegiatan diukur secara kuantitatif melalui instrumen pre-test dan post-test objektif. Hasil evaluasi menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman teoretis dan keterampilan praktis pembudidaya yang signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata akumulatif dari 42,5% (pre-test) menjadi 85,0% (post-test). Berdasarkan umpan balik kualitatif, peserta menilai penyampaian materi jelas dan sangat jelas (87,1%), metode kegiatan efektif dan sangat efektif (83,8%), kegiatan bermanfaat dan sangat bermanfaat (93,6%), dan berpotensi besar (35,5%) dan sangat besar (64,5%) untuk diterapkan lebih lanjut. Diseminasi ini menyimpulkan bahwa manajemen pakan berbasis sumber daya lokal berpotensi menjadi solusi strategis dalam mengakselerasi kemandirian pembudidaya tradisional guna mewujudkan akuakultur yang berkelanjutan.