Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGENALAN APLIKASI EDUKASI BERBASIS DIGITAL SEBAGAI SARANA PENGUATAN KEMAMPUAN BAHASA DAN KOMUNIKASI ANAK TK INSAN CEMERLANG Salamah Salamah; Maisuhetni Maisuhetni; Fini Widya Fransiska; Roby Novianto
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 5, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI UNTUK NEGERI (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v5i1.5336

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan berbagai peluang dalam dunia pendidikan, termasuk pada jenjang pendidikan anak usia dini. Namun, pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang mendukung perkembangan bahasa dan komunikasi anak masih belum optimal di TK Insan Cemerlang. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 28,6% guru yang pernah menggunakan aplikasi edukasi digital dalam pembelajaran, sebanyak 32,1% anak pernah menggunakan media digital edukatif secara terarah, dan sekolah memiliki keterbatasan sarana digital berupa satu unit proyektor dan belum tersedianya perangkat pembelajaran digital di setiap kelas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengenalkan aplikasi edukasi berbasis digital sebagai sarana penguatan kemampuan bahasa dan komunikasi anak usia dini melalui integrasi penggunaan aplikasi dan pendampingan aktif oleh guru serta orang tua. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, sosialisasi, demonstrasi penggunaan aplikasi Marbel Belajar Huruf dan Membaca, praktik pendampingan selama empat minggu dengan frekuensi dua kali per minggu dan durasi 30 menit setiap pertemuan, serta evaluasi program. Kegiatan melibatkan 28 orang tua dan guru serta 30 anak TK Insan Cemerlang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi edukasi berbasis digital mampu meningkatkan rata-rata kemampuan bahasa dan komunikasi anak sebesar 28%, yang ditunjukkan melalui peningkatan penguasaan kosakata, kemampuan menyimak, keberanian berkomunikasi, dan partisipasi belajar. Selain itu, tingkat kepuasan guru dan orang tua terhadap program mencapai 94%, serta terjadi peningkatan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital yang aman dan edukatif dalam proses pembelajaran anak. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi aplikasi edukasi digital dengan keterlibatan aktif orang tua dan guru dapat menjadi media pendukung pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa dan komunikasi anak usia dini.
Rancang Bangun Aplikasi Remote Router Mikrotik Berbasis Android untuk Monitoring dan Manajemen Jaringan Secara Real-Time Roby Novianto; Bambang Triraharjo; Muhammad Yanur; Anggia Nabilah
Sienna Vol 7 No 1 (2026): Sienna Volume 7 Nomor 1 Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/sienna.v7i1.2331

Abstract

The rapid evolution of digital infrastructure in higher education institutions, particularly at Muhammadiyah University of Pringsewu, demands highly mobile and responsive network management. This study develops an Android-based remote router management application that integrates the MikroTik Application Programming Interface (API) to overcome the limitations of static desktop-based management. This study uses an empirical engineering approach with the Waterfall software development life cycle (SDLC) model, focusing on real-time monitoring of CPU, RAM, and bandwidth traffic, as well as active control of network interfaces and hotspot services. Field testing on the RB4011iGS+RM router shows that the implementation of asynchronous data processing and a Glassmorphism-based user interface significantly improves administrator situational awareness. The results show a 100% success rate in executing critical commands such as interface toggling and instant user disconnection (kick user), with an average response time of less than 1.1 seconds. The synthesis of findings confirms the hypothesis that this API-based mobile application improves network management efficiency and reduces response time during critical downtime. This study concludes that the transition to a mobile-first management ecosystem is a strategic necessity in maintaining high-availability digital services in modern academic environments.