Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

The Implementation of Google Classroom to Teach English Nursing in Pandemic Era Covid19 Fini Widya Fransiska
ELT-Lectura Vol. 9 No. 1 (2022): ELT-Lectura Studies and Perspective in English Language Teaching
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/elt-lectura.v9i1.7796

Abstract

Online learning during the pandemic of COVID-19 is one the biggest challenge for the teachers and students to achieve the goals of learning optimally, including the goals of English Language Communicative Competencies. One of the alternatives of learning technology can be applied was Google Classroom Application to teach English virtually. This application has lots of benefits that can be optimized to design various interesting and fun English learning activities outside the classroom. Many learning strategies can be applied by using various features in Google Classroom such as sharing document, photo, audio/video file. The purpose of this study is to know how is the implementation of Google Classroom to teach English Nursing in pandemic era COVID 19 . This study focused on four aspect. Teacher preparation, implementation of teaching, evaluation and the last students response. The reseacher use four instruments are interview, observation, documentation and students response. For preparation the teacher use lesson plan when she teach the students, for implementation the teacher also use English when she explain the material,for evaluation the teacher give conclussion for material which them and sometimes the teacher give them homework and they must sumbit in Google Classroom.
PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS YANG KONSTEKTUAL UNTUK SITUASI DARURAT KESEHATAN Fini Widya Fransiska; Weka Kusumastiti; Hutauruk Hutauruk; Akhmad Haqiqi Ma'mun; Dwi Megista Putri; Zuhad Ahmad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21579

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan materi pembelajaran bahasa Inggris yang kontekstual untuk situasi darurat kesehatan. Metode studi literatur digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan komunikasi spesifik selama krisis kesehatan, menganalisis literatur terkait, dan merancang materi pembelajaran berbasis temuan literatur. Materi yang dikembangkan kemudian divalidasi oleh ahli bahasa Inggris, ahli kesehatan, dan ahli pendidikan. Uji coba dilakukan dengan kelompok target untuk mengevaluasi efektivitas materi. Hasilnya menunjukkan bahwa materi pembelajaran ini berhasil meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris dalam konteks darurat kesehatan.
PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS DALAM SITUASI DARURAT KESEHATAN Salwa Salwa; Fini Widya Fransiska; Rinda Riztya; Sofia F Rahmani; Laila Mahmudah; Rahmi Firdausi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi pembelajaran Bahasa Inggris yang responsif terhadap situasi darurat kesehatan. Melalui metode studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi tantangan pembelajaran Bahasa Inggris selama pandemi atau situasi darurat kesehatan, menganalisis materi pembelajaran yang ada, dan mengembangkan materi yang inovatif. Uji coba dilakukan pada peserta didik untuk mengevaluasi efektivitas materi. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika pendidikan Bahasa Inggris dalam kondisi darurat kesehatan dan merumuskan rekomendasi untuk pengembangan materi pembelajaran yang adaptif.
Exploring Nursing Students Perceptions of Google Tools in English for Nursing Learning Fini Widya Fransiska; Bastian Sugandi
EXPOSE (Journal of English Education and for Specific Purpose) Vol 2, No 2 (2024): EXPOSE (Journal of English Education and for Specific Purpose)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/expose.v2i2.4588

Abstract

English Nursing Language plays an important role in supporting nursing students' communication skills, especially in facing the needs of healthcare services globally. Unfortunately, students often find learning English Nursing Language difficult due to limited medical vocabulary, low confidence in speaking, and the dominance of clinical practice. Digital technology offers opportunities to use online platforms such as Google tools for more flexible and contextual learning. This study examines students' perceptions of using Google tools in learning English Nursing Language as a general course. The mixed-methods approach was used, with quantitative data from 60 students via Likert questionnaires and qualitative data from interviews with five students. Learning utilized Google Classroom, Google Meet, Google Docs, and Google Forms. Data were analyzed using descriptive statistics and thematic analysis. The results show that students are positive about Google tools, rating ease of use, flexible access, engagement, and high relevance. Interviews indicated that Google Meet increased speaking confidence, and Google Docs supported collaborative writing. The main obstacles were internet connectivity and limited medical vocabulary. The study concludes that pedagogically and contextually integrated Google tools can support effective learning of English Nursing Language.
THE INFLUENCE OF SIMULATION-BASED ENGLISH COMMUNICATION TRAINING ON CONFIDENCE AND COMMUNICATION COMPETENCE OF STUDENT'S HEALTHCARE PROFESSIONALS NURSING AT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PRINGSEWU Fini widya fransiska; Esa Pratama Putra; Echa Dian Anggraini; Bella Puspita Hati; Yudiyantoro Yudiyantoro
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 2 No. 1 (2025): Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/8kfcrp83

Abstract

In the context of nursing education in Indonesia, English communication skills are crucial for improving the quality of interactions between students and patients, especially in multicultural clinical settings. However, many nursing students face challenges in effectively communicating in English, which may impact the quality of healthcare services. This study aims to analyze the influence of simulation-based English communication training on the confidence and communication competence of nursing students at Universitas Muhammadiyah Pringsewu. The sample consisted of students selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires adapted from self-confidence and communication competence scales and analyzed using simple linear regression. The results of the analysis indicate that simulation-based training significantly enhances students’ confidence and communication competence, showing a positive impact on their ability to interact in clinical environments. These findings underscore the importance of integrating simulation-based communication training into the nursing education curriculum to improve students' communication skills, thereby contributing to the overall quality of healthcare services in Indonesia.
EMPOWERING ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS THROUGH TECHNOLOGY-ENHANCED PEDAGOGICAL MENTORING Desfita Eka Putri; Fini Widya Fransiska; Nova Krisnawati; Liza Husnita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.47889

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut guru sekolah dasar untuk mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran secara efektif. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak guru masih mengalami keterbatasan dalam hal pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru sekolah dasar melalui pendekatan pedagogical mentoring berbasis teknologi yang partisipatif dan kontekstual. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 20 guru dari dua sekolah dasar di Pekanbaru, Riau. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, pendampingan praktik mengajar, dan forum refleksi kolaboratif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman, keterampilan, dan inisiatif guru dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran. Analisis korelasi juga mengungkap hubungan yang kuat antara tingkat partisipasi dengan peningkatan kompetensi guru. Kesimpulannya, model mentoring berbasis teknologi yang bersifat reflektif dan kolaboratif efektif dalam meningkatkan kapasitas guru, serta membangun budaya belajar yang berkelanjutan di sekolah. Pengabdian ini berkontribusi pada pengembangan model pemberdayaan guru yang lebih humanis, kontekstual, dan adaptif terhadap tantangan pembelajaran abad 21.
PENGENALAN APLIKASI EDUKASI BERBASIS DIGITAL SEBAGAI SARANA PENGUATAN KEMAMPUAN BAHASA DAN KOMUNIKASI ANAK TK INSAN CEMERLANG Salamah Salamah; Maisuhetni Maisuhetni; Fini Widya Fransiska; Roby Novianto
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 5, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI UNTUK NEGERI (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v5i1.5336

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan berbagai peluang dalam dunia pendidikan, termasuk pada jenjang pendidikan anak usia dini. Namun, pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang mendukung perkembangan bahasa dan komunikasi anak masih belum optimal di TK Insan Cemerlang. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 28,6% guru yang pernah menggunakan aplikasi edukasi digital dalam pembelajaran, sebanyak 32,1% anak pernah menggunakan media digital edukatif secara terarah, dan sekolah memiliki keterbatasan sarana digital berupa satu unit proyektor dan belum tersedianya perangkat pembelajaran digital di setiap kelas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengenalkan aplikasi edukasi berbasis digital sebagai sarana penguatan kemampuan bahasa dan komunikasi anak usia dini melalui integrasi penggunaan aplikasi dan pendampingan aktif oleh guru serta orang tua. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, sosialisasi, demonstrasi penggunaan aplikasi Marbel Belajar Huruf dan Membaca, praktik pendampingan selama empat minggu dengan frekuensi dua kali per minggu dan durasi 30 menit setiap pertemuan, serta evaluasi program. Kegiatan melibatkan 28 orang tua dan guru serta 30 anak TK Insan Cemerlang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi edukasi berbasis digital mampu meningkatkan rata-rata kemampuan bahasa dan komunikasi anak sebesar 28%, yang ditunjukkan melalui peningkatan penguasaan kosakata, kemampuan menyimak, keberanian berkomunikasi, dan partisipasi belajar. Selain itu, tingkat kepuasan guru dan orang tua terhadap program mencapai 94%, serta terjadi peningkatan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital yang aman dan edukatif dalam proses pembelajaran anak. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi aplikasi edukasi digital dengan keterlibatan aktif orang tua dan guru dapat menjadi media pendukung pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa dan komunikasi anak usia dini.
Fostering Divergent Thinking in the Classroom: The Impact of Project-Based Learning on Student Creativity Harianta Sembiring; Nofirman Nofirman; Fini Widya Fransiska; Wahju Dyah Laksmi Wardhani; Rina Farah
Journal of Loomingulisus ja Innovatsioon Vol. 2 No. 5 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/innovatsioon.v2i5.2513

Abstract

The growing demand for 21st-century skills underscores the importance of nurturing students’ creativity through educational practices that promote divergent thinking. This study investigates the impact of Project-Based Learning (PBL) on fostering divergent thinking and creative performance among high school students. The research aims to analyze how the integration of PBL facilitates idea fluency, flexibility, originality, and elaboration in learners’ creative processes. A quasi-experimental design was employed, involving two groups of students: one receiving traditional instruction and the other exposed to PBL interventions across four project cycles. Data were collected using a validated creativity assessment rubric and analyzed through descriptive and inferential statistics (ANOVA). The findings reveal a significant improvement in divergent thinking indicators among students taught through PBL, particularly in their ability to generate multiple and original ideas. Qualitative observations also highlight that collaborative project environments enhanced motivation, self-expression, and problem-solving capacities. The study concludes that PBL serves as an effective pedagogical framework for cultivating creative and divergent thinking skills essential for innovation-driven learning. Implications emphasize the need for curriculum designers and educators to embed authentic, project-based tasks within classroom instruction.
Enhancing Young Learners’ English Vocabulary Mastery Through Animal Quest Gamification Tiara Noviarini; Mark Philip Castillo Paderan; Zohri Hamdani; Fini Widya Fransiska; Dhafiya Fitriani
JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Vol. 14 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v14i1.18045

Abstract

English language acquisition is indispensable for cultivating communication competencies and fostering intercultural understanding from an early stage. However, Indonesian elementary students frequently encounter difficulties in vocabulary mastery due to repetitive instructional approaches and a deficiency of engaging, visual media tailored to young learners’ concrete learning styles. This research examines the efficacy of the gamified media, Animal Quest, in enhancing students’ English vocabulary. Employing a quantitative quasi-experimental methodology, forty first-grade students at SD Negeri 5 Pringsewu Barat were divided into an experimental group and a control group. Data were collected through pre-tests and post-tests and subsequently analyzed using SPSS 25.0 with paired and independent t-tests. The findings reveal a statistically significant improvement within the experimental group, which demonstrated a higher mean post-test score (87.05) compared to the control group (70.20). These results imply that gamification via Animal Quest effectively enhances vocabulary acquisition, engagement, and motivation among young learners. Furthermore, the study underscores that gamified storytelling media can serve as a valuable instructional innovation within primary English education, aligning with the objectives of the Merdeka Belajar curriculum and encouraging educators to adopt more interactive, student-centered pedagogical practices.