Meningkatnya proporsi penduduk lanjut usia (lansia) berdampak pada tingginya prevalensi penyakit degeneratif, seperti hipertensi dan diabetes melitus, yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada kelompok usia tersebut. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung upaya preventif penyakit degeneratif melalui pemeriksaan kesehatan dasar dan edukasi kesehatan bersama PIP3T (Pusat Informasi dan Pelatihan Pencegahan Penyakit Tropis) di Posyandu Lansia Teratai 1, Desa Sumberjeruk, Kabupaten Bondowoso. Sebanyak 21 peserta yang terdiri atas masyarakat lansia mengikuti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, sosialisasi penyakit degeneratif, edukasi pola hidup sehat, serta konsultasi hasil pemeriksaan. Hasil skrining memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan peserta, dengan beberapa peserta memiliki tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau diastolik ≥90 mmHg, bahkan mencapai 200/109 mmHg, serta kadar gula darah sewaktu tertinggi sebesar 187 mg/dL. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta berpartisipasi aktif dalam sesi edukasi, diskusi, dan konsultasi kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa skrining kesehatan yang dipadukan dengan edukasi dapat menyediakan informasi awal mengenai faktor risiko penyakit degeneratif sekaligus mendukung upaya deteksi dini di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini mendukung peran kader kesehatan dalam pemantauan kesehatan masyarakat melalui Posyandu Lansia dan program PIP3T secara berkelanjutan.