Pendahuluan; Aktivitas fisik berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran remaja, namun rendahnya pemahaman dan minat terhadap aktivitas fisik menyebabkan banyak remaja tidak melakukan aktivitas fisik sesuai kebutuhan. Pemanfaatan media edukasi berbasis teknologi khususnya Augmented Reality (AR) yang valid, berpotensi meningkatkan kualitas penyampaian informasi pentingnya aktivitas fisik pada remaja melalui visualisasi yang interaktif dan kontekstual. Tujuan; menilai kelayakan media edukasi aktivitas fisik berbasis AR bagi remaja melalui studi validasi ahli media, ahli materi dan penilaian pengguna. Bahan dan Metode; Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RD) pada tahap evaluasi produk untuk menilai kelayakan media edukasi aktivitas fisik berbasis AR. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, serta uji pengguna pada 30 responden remaja. Instrumen mencakup aspek kesesuaian dan kualitas materi, kebahasaan, tampilan visual, pengoperasian media, keefektifan program, dan kemudahan penggunaan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kelayakan. Hasil; Validasi ahli media menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 91,5%, sedangkan validasi ahli materi sebesar 88%, keduanya dalam kategori “Sangat Layakâ€. Uji pengguna menunjukkan 85,91% respons positif (Setuju–Sangat Setuju) dengan tingkat respons negatif yang rendah (8,33%). Indikator kepuasan pengguna memperoleh proporsi tertinggi pada kategori Sangat Setuju. Kesimpulan; Media edukasi aktivitas fisik berbasis AR dinyatakan sangat layak menurut ahli media dan materi dan memiliki tingkat penerimaan yang sangat tinggi di kalangan pengguna serta berpotensi meningkatkan pemahaman serta keterlibatan dalam melakukan aktivitas fisik.Kata kunci: aktivitas fisik, augmented reality; validasi