Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Mapping Physical Training Materials and Diet Management for Football Athletes Ardi Nusri; Esi Emilia; Tyas Permatasari; Yatty Destani Sandy; Caca Pratiwi; Erni Rukmana; Latifah Rahman Nurfazriah
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 7 No 3 (2022): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v7i3.2249

Abstract

The physical component and food intake are significant factors in football. The aims of this study were 1) to identify materials and media for physical exercise and diet management for soccer athletes and 2) to map physical training materials and diet management for soccer athletes. The method used is Research and Development (R&D) with the Four-D (4D) model. The population in this study were football athletes and coaches. The sample consisted of 82 athletes and football coaches from PSMS Medan. Data analysis using descriptive analysis. The results showed that 95% of the sample agreed that all physical training material needs to be known by football athletes. The material indicators are anatomy and physiology, components of the physical conditions required in soccer, energy systems, principles of soccer physical training, training volume and intensity, training stages, preparation stages, training stages, match stages, training stages, transitions, and recovery exercises as well as weight training. This study also showed that 95.3% of the sample required an assessment or assessment of nutritional data on soccer athletes, such as body measurements/anthropometrics, body composition measurements, and dietary and healthy history. The conclusion of the study is that diet management material that athletes and soccer coaches need to know is Sports Classification According to the Metabolic System, Assessment or Assessment of Nutritional Data on Soccer Athletes, Nutritional Problems in Soccer Athletes, Nutritional Interventions in Soccer Athletes; Monitoring and Evaluation of Nutrition in Football Athletes.
Kebiasan Sarapan, Asupan Zat Gizi Makro dan Status Gizi pada Remaja di Kota Medan Tyas Permatasari; Yatty Destani Sandy; Caca Pratiwi; Kanaya Yori Damanik; Erni Rukmana; Agnes Irene Silitonga
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9739

Abstract

Pada usia remaja terjadi puncak pertumbuhan yang akan mempengaruhi perubahan komposisi tubuh, pertumbuhan yang pesat pada berat badan sehingga mempengaruhi kebutuhan gizi pada remaja. Kebiasaan makan yang tidak seimbang dan kurang aktifitas fisik serta gaya hidup sedentary merupakan faktor penyebab masalah gizi pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara asupan zat gizi, kebiasaan sarapan dan status gizi pada remaja di Kota Medan. Desain penelitian yang digunakan yakni cross- sectional study. Populasi pada penelitian ini yakni remaja di Kota Medan dan subyek sebanyak 145 diambil yang tersebar ketiga kelompok usia yakni remaja awal, pertengahan, dan akhir. Variabel yang diteliti pada penelitian ini yakni asupan zat gizi makro dan kebiasaan sarapan serta status gizi. Uji korelasi digunakan untuk menganlisis hubungan asupan zat gizi makro dan kebiasaan sarapan dengan status gizi. Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang signifkan pada asupan zat gizi makro (energi, protein dan lemak) terhadap status gizi remaja (p<0.00), sedangkan asupan karbohidrat dan kebiasaan sarapan tidak memiliki hubungan yang signifikan (p>0.00).
Penilaian Pasien Rawat Inap Terhadap Pelayanan Makanan Instalasi Gizi RS. USU Caca Pratiwi; Savadilla Solin; Mercy Kharistin Zega
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.084 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v5i1.920

Abstract

Penilaian pasien terhadap pelayanan makanan instalasi gizi rumah sakit merupakan suatu hal yang perlu dievaluasi karena memiliki peranan terhadap kecepatan penyembuhan pasien rawat inap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien rawat inap terhadap makanan yang disajikan di RS USU. Rancangan penelitian yang digunakan adalah  deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan metode survei. Responden dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 20 pasien yang merupakan seluruh pasien rawat inap kelas VIP, kelas 1, kelas 2, dan kelas 3. Penilaian dari aspek rasa makanan menurut responden baik sebesar sebesar 85% dan sangat baik sebesar 10%, aspek penampilan 65% baik dan 20% sangat baik, aspek aroma70% baik dan 20% sangat baik, aspek variasi menu 75% baik dan 20% sangat baik, aspek kombinasi wana 70% baik dan 20% sangat baik, aspek tekstur 70% baik dan 30% sangat baik, aspek besar porsi yang disajikan 70% baik dan 20% sangat baik. Pada aspek pelayanan makanan oleh pramusaji,  sebagian besar responden memberikan penilaian yang memuaskan. Pelayanan makanan secara keseluruhan di rumah sakit RS. USU sudah sangat memuaskan sebesar 55%, memuaskan sebesar 35%, dan cukup memuaskan sebesar 10%.
Peningkatan Pengetahuan CPPOB untuk Menjamin Keamanan dan Mutu Produk Frozen Food di UMKM Al-Baroqah Kota Kabanjahe Caca Pratiwi; Nila Reswari Haryana; Zulfa Nur Hanifa; Iza Ayu Saufani; Yatty Destani Sandy
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.977

Abstract

UMKM Al-Baroqah, yang memproduksi olahan pangan beku (frozen food) seperti otak-otak, tahu bakso, dan bakso ikan, menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas produk akibat belum sepenuhnya menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Kurangnya pengetahuan karyawan mengenai CPPOB menyebabkan ketidakpatuhan terhadap standar, seperti penggunaan alat pelindung diri yang tidak sesuai dan pengemasan produk yang belum vakum. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan edukasi pada Juli 2024 yang melibatkan 12 orang, termasuk dari pemiliki, istri pemilik dan pekerja. Metode yang digunakan adalah penyuluhan yang disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidang teknologi pangan. Pemaparan materi dilakukan selama 30 menit menggunakan media PowerPoint, dan peserta dibekali dengan booklet yang dirancang untuk membantu pemahaman mereka. Hasil kegiatan ini terjadi peningkatan secara signifikan (p<0.05) terhadap skor pengetahuan dari pre-test dibandingkan post-test. Selain itu juga terjadi peningkatan jumlah individu yang memiliki tingkat pengetahuan baik dari 16.7% (2 orang) menjadi 75% (9 orang). Berdasarkan hasil ini, kegiatan edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang CPPOB yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keamanan untuk meningkatkan keamanan pangan produk olahan. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai CPPOB, diharapkan UMKM Al-Baroqah dapat lebih berkomitmen dalam menjaga kualitas produk melalui penerapan CPPOB secara menyeluruh, seperti perbaikan dalam penggunaan alat pelindung diri, pengemasan produk yang lebih aman, serta standar kebersihan yang lebih baik. Dalam jangka panjang, UMKM Al-Baroqah dapat meningkatkan pendapatan melalui kualitas produk yang terus meningkat.
KELAYAKAN MEDIA EDUKASI AKTIVITAS FISIK BERBASIS AUGMENTED REALITY: STUDI VALIDASI AHLI Ghalda Nabilla Rachsy; Risti Rosmiati; Juliarti Juliarti; Dr. Esi Emilia, M.Si; Caca Pratiwi; Nila Reswari Haryana; Nur Azlina Mohamed Mokmin; Izmi Arisa Putri Lubis
Jurnal Dunia Gizi Vol 9, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdg.v9i1.6916

Abstract

Pendahuluan; Aktivitas fisik berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran remaja, namun rendahnya pemahaman dan minat terhadap aktivitas fisik menyebabkan banyak remaja tidak melakukan aktivitas fisik sesuai kebutuhan. Pemanfaatan media edukasi berbasis teknologi khususnya Augmented Reality (AR) yang valid, berpotensi meningkatkan kualitas penyampaian informasi pentingnya aktivitas fisik pada remaja melalui visualisasi yang interaktif dan kontekstual. Tujuan; menilai kelayakan media edukasi aktivitas fisik berbasis AR bagi remaja melalui studi validasi ahli media, ahli materi dan penilaian pengguna. Bahan dan Metode; Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RD) pada tahap evaluasi produk untuk menilai kelayakan media edukasi aktivitas fisik berbasis AR. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, serta uji pengguna pada 30 responden remaja. Instrumen mencakup aspek kesesuaian dan kualitas materi, kebahasaan, tampilan visual, pengoperasian media, keefektifan program, dan kemudahan penggunaan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kelayakan. Hasil; Validasi ahli media menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 91,5%, sedangkan validasi ahli materi sebesar 88%, keduanya dalam kategori “Sangat Layak”. Uji pengguna menunjukkan 85,91% respons positif (Setuju–Sangat Setuju) dengan tingkat respons negatif yang rendah (8,33%). Indikator kepuasan pengguna memperoleh proporsi tertinggi pada kategori Sangat Setuju. Kesimpulan; Media edukasi aktivitas fisik berbasis AR dinyatakan sangat layak menurut ahli media dan materi dan memiliki tingkat penerimaan yang sangat tinggi di kalangan pengguna serta berpotensi meningkatkan pemahaman serta keterlibatan dalam melakukan aktivitas fisik.Kata kunci: aktivitas fisik, augmented reality; validasi
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK SENSORI DAN FISIKOKIMIA KEFIR AIR KELAPA TUA (Cocos nucifera L.) Anggun Sri Mulyani Sagala; Caca Pratiwi; Esi Emilia; Risti Rosmiati; Hardi Firmansyah
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v14i1.1193

Abstract

Kefir is a probiotic drink that can be produced from dairy and non-dairy ingredients. Old coconut water (Cocos nucifera L.), which is often discarded as waste, can be used as a raw material for kefir production because it still has potential nutritional value for fermentation media. This study aims to identify the sensory and physicochemical characteristics of kefir made from old coconut water. This study used a completely randomized design (CRD) with starter concentration treatments consisting of two levels, namely 5% and 10% starter concentration, each conducted with two replicates. The parameters observed were sensory parameters, including color, aroma, taste, viscosity, and soda sensation, while physicochemical parameters included pH, viscosity, total dissolved solids, alcohol, protein, fat, ash, total sugar, and carbohydrates. Sensory evaluation showed that kefir made from old coconut water with a starter concentration of 5% had a higher acceptance level among panelists. Furthermore, the physicochemical characteristics of aged coconut water kefir at starter concentrations of 5% and 10% showed a pH ranging from 4.13 to 4.47, viscosity of 38.6 to 39.0 mP.s, total dissolved solids of 9.3 to 9.8°Brix, alcohol content of 4.16 to 4.95%, protein content of 0.35-0.38%, fat content of 0.58-2.17%, ash content of 0.19-0.27%, total sugar content of 4.15%-5.27%, and carbohydrate content of 3.74-4.74%. This study provides an overview of the sensory and physicochemical characteristics of kefir made from aged coconut water as a non-dairy fermentation medium.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA YOGHURT NABATI DENGAN PENAMBAHAN PUREE BUAH NIPAH (Nypa fruticans) Zuhair Abdullah; Caca Pratiwi; Esi Emilia; Risti Rosmiati; Erni Rukmana
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v14i1.1197

Abstract

Plant-based yogurt made from coconut milk has potential as an alternative to dairy yogurt for individuals with lactose intolerance while promoting the utilization of local food resources. This study aimed to evaluate the physicochemical, microbiological, and antioxidant characteristics of coconut milk yogurt supplemented with nipa palm fruit (Nypa fruticans) puree. An experimental study was conducted using a Completely Randomized Design with three puree concentrations (20%, 25%, and 30%). Parameters analyzed included fat content, non-fat solids, protein, ash content, pH, titratable acidity, viscosity, Total Plate Count (TPC), and antioxidant activity using the DPPH method. Data were analyzed using one-way ANOVA followed by Duncan’s New Multiple Range Test at a 5% significance level. The addition of nipa palm fruit puree did not significantly affect fat, non-fat solids, protein, ash, pH, or acidity, but significantly influenced viscosity, TPC, and antioxidant activity. Increasing puree concentration tended to enhance viscosity and antioxidant activity; however, TPC values did not meet the national yogurt standard. Coconut milk yogurt enriched with nipa palm fruit puree shows potential as a functional food product based on local ingredients.