Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi SAMSARA-GO untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Pengalaman Pengunjung Samsara Living Museum Karangasem I Gusti Made Ngurah Desnanjaya; Nyoman Sarasuartha Mahajaya; Ahmad Asroni; I Gede Mardiana Putra; I Made Aditya Nugraha
Journal of Social Work and Empowerment Vol 5 No 3 (2026): Journal of Social Work and Empowerment - in Progress
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/da096r24

Abstract

Samsara Living Museum di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali, merupakan museum hidup yang menampilkan 14 tahapan siklus kehidupan masyarakat Bali. Sebelum kegiatan pengabdian ini dilaksanakan, penyampaian informasi kepada pengunjung sepenuhnya bergantung pada pemandu wisata, pencatatan kunjungan masih manual, dan terdapat kendala bahasa bagi wisatawan mancanegara, khususnya wisatawan asal Tiongkok. Metode Penelitian: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Samsara-Go, yaitu sistem pemandu wisata digital berbasis audio-visual yang dibangun menggunakan Raspberry Pi dan ESP32, terintegrasi dengan website museum serta chatbot AI. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan wawancara dengan mitra, perancangan dan pembuatan alat, pengembangan website dan chatbot, instalasi di lokasi, pendampingan pengelola, serta evaluasi melalui pengujian fungsional. Hasil Penelitian: Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan keseluruhan sebesar 90%, dengan rincian alat Tour Guide dan sistem pencatatan berhasil 100% (30/30 uji), chatbot Bahasa Indonesia 86,7% (26/30), dan chatbot Bahasa Inggris 83,3% (25/30). Implikasi Penelitian: Implementasi Samsara-Go terbukti meningkatkan kualitas layanan informasi dalam empat bahasa (Indonesia, Bali, Inggris, dan Mandarin), mengefektifkan waktu tunggu pengunjung, mengotomatiskan pencatatan kunjungan, serta mendukung pelestarian narasi budaya Bali secara konsisten.