Abstrak: Masyarakat Sunda di Sindang Hurip, Sumedang, memahami manusia melalui "Paradoks Manusia", yaitu dualitas raga (badan) dan aci (roh). Saat warga sakit parah hingga rohnya dianggap tercerai-berai, keluarga menyelenggarakan ritual Ngala Pangacian melalui perantara dukun. Penelitian kualitatif berpendekatan Imam Setyobudi ini bertujuan menganalisis kosmologi Sunda tersebut menggunakan teori Peralihan Ontologis (Eduardo Viveiros de Castro), Embodiment (Thomas Csordas), dan Kosmopolitik (Isabelle Stengers & Bruno Latour). Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan ritual Ngala Pangacian mengonstruksi roh sebagai realitas ontologis yang valid, bukan sekadar simbol psikologis. Melalui berbagai medium, terjadi peralihan ontologis saat roh merasuki dukun untuk berdialog, dilanjutkan integrasi somatik ke tubuh pasien oleh cucu balita. Lebih jauh, ruang ritus menjadi arena kosmopolitik yang menunda vonis medis modern demi hukum kosmos lokal. Ritual ini menjamin kesempurnaan sirkulasi roh sekaligus membangun ketahanan mental keluarga menghadapi ambang kematian. Kata kunci: Aci, Kosmopolitik, Ngala Pangacian, Babak Ontologis, Sunda. Abstract: The Sundanese community in Sindang Hurip, Sumedang, perceives human existence through the "Human Paradox," a duality between the material physique and the soul (aci). When severe illness scatters the soul, the family conducts the Ngala Pangacian ritual through a shaman. This qualitative study utilizing Imam Setyobudi’s framework analyzes this cosmology by synthesizing three concepts: Ontological Turn (Eduardo Viveiros de Castro), Embodiment Theory (Thomas Csordas), and Cosmopolitics (Isabelle Stengers & Bruno Latour). Data were gathered via participant observation and in-depth interviews. Findings reveal that Ngala Pangacian constructs the soul as a valid ontological reality, not a mere psychological symbol. Through ritual mediums, an ontological turn occurs as the soul possesses the shaman, followed by somatic integration into the patient's body by a toddler grandson. Furthermore, the ritual space functions as a cosmopolitical arena slowing modern medical diagnosis for local cosmic laws, securing soul circulation and family resilience facing death. Keywords: Aci, Cosmopolitics, Ngala Pangacian, Ontological Turn, Sundanese.